AES 772 New Orleans

Saya duduk sambil menikmati sekantung besar pistachio pemberian seorang sahabat. Sepanjang hari saya hanya duduk di depan TV hampir tidak melakukan apa-apa karena hamstring saya sakit sekali sejak tadi pagi ketika bangun tidur. Sepertinya kemarin di Gym saya agak terlalu memforsir sehingga hari ini jalan kaki saja sulit sekali karena kesakitan.
Karena tidak dapat melakukan apa-apa, saya melajutkan maraton menonton film seri Forever. Salah satu episodenya tentang pemain musik jazz. Saya yang menyukai jazz tentu saja tertarik. Jazz itu sangat menarik dan saya sangat menikmatinya walau terus terang saya tidak mengerti karena jazz begitu complicated. Kadang improvisasi begitu rumit sehingga saya agak kesulitan untuk mengikutinya karena harmonynya menjadi begitu unik, jika sudah begitu saya biasanya pindah ke yang lebih sederhana. Well, say hanya peikmat, dan mendegarkan jazz hanya merupakan hiburan. Kalaupun tidak mengerti selama saya dapat menikmatinya, kenapa tidak? Sama seperti ketika kita menikmati lukisan, karena tidak mengerti saya lebih mudah menikmati lukisan potrait yang sederhana tapi seperti foto atau lukisan pemandangan yang dipajang dipinggir jalan Braga daripada ketika saya melihat lukisan Monet atau Van Gogh!
Tempat lahir Jazz katanya di New Orleans! 2 minggu lagi saya akan ke sana. Tujuan utamanya adalah melepaskan diri dari keruwetan pekerjaan dan rutinitas. Tujuan ke dua adalah menikmati makanan creole, cajun dan musik Jazz!!!!
Bourbon street adalah nama jalan yang paling terkenal di New orleans. Di sepajang jalan itu penuh dengan restoran, hotel, jazz club dan pesta yang tidak pernah ada habisnya. Artis jalanan, live music bertebaran di mana-mana bercampur dengan para pendatang. Ini adalah jantung dari French Quarter yang merupakan kompleks yang menjadi tujuan para turis yang tidak pernah terlewatkan. Memang ada banyak hal lain selain musik jazz dan makanan. Budaya yang unik juga tersaji di sana karena New Orleans sangat unik, percampuran antara budaya yang dibawa pendatang dari Afrika, Perancis, budaya lokal bahkan pernah juga menjadi koloni Spanyol selama beberapa puluh tahun kalau tidak salah. Nah Kalau pernah mendengar istilah Voodoo, di New Orleans juga tempatnya.
Yang jelas, saya akan menikmati Jazz sebanyak mungkin, makan crawfish, jambalaya, gumbo, dan aneka seafood yang dimasak ala Cajun, menikmati berbagai seni budaya dan saya berencana membeli boneka voodoo.. jalangkung ala Creole.. Creole adalah budaya daerah sana yang berinkulturasi dengan budaya orang hitam, sementara Cajun adalah inkulturasi budaya orang putih (Perancis). Nanti saya akan berusaha mencari bahan cerita selama beberapa hari di sana. Tunggu saja sekitar 2 minggu lagi! :)
Foto credit: gonola.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1579 10 Tahun
Entah sudah berapa kali saya menulis untuk diri sendiri sebuah pertanyaan yang mungkin bagi orang lain tidak berarti apa-apa, atau mungkin hanya sekedar bertanya-tanya saja, atau hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu.Pertanyaannya sederhana, "Seperti apa saya 10 tahun lagi." Dah, itu aja!Kalau di…
joefelus00
AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20