AES 800 Takdir?

Ada yang pernah berkata pada saya bahwa kita memiliki kontrol sepenuhnya terhadap nasib kita. Kita sering dihadapkan pada segala bentuk tantangan dalam hidup, belajar dari berbagai pengalaman, membuat banyak pilihan dalam bertindak, membuat keputusan besar yang kemudian membentuk hidup kita.
Itu yang pernah dikatakan pada saya walau kadang kala saya masih ragu-ragu apakah benar kita mempunyai kontrol atas nasib diri kita sendiri. Jika direnungkan dengan lebih serius, saya kira betul bahwa kita belajar secara terus menerus dalam menjalani hidup, kita dihadapkan pada banyak tantangan, banyak halangan dan kesulitan lalu kita belajar daripadanya. Kita banyak membuat keputusan dalam hidup, seringkali justru keputusan-keputusan yang salah, lagi-lagi kita belajar dari pengalaman-pengalaman itu yang kemudian mengajari kita untuk memilih dan membuat tindakan-tindakan yang lebih tepat dan benar lalu kita tumbuh menjadi lebih dewasa dan bijak sehingga nasib kita menjadi lebih baik.
Saya juga pernah menulis tentang takdir. Takdir digambarkan sebagai sebuah kekuatan alam yang tidak dapat diubah, tidak dapat dihindari sebagaimanapun kita berusaha mengelakkannya. Takdir terjadi tanpa kita perlu berusaha, bahkan ketika kita tidak melakukan apa-apa dan tidak berusaha untuk mengubah. Kita membiarkan kekuatan lain untuk terjadi dalam hidup kita. Itu Takdir. Yang kita usahakan adalah mengarahkan nasib kita sehingga mudah-mudahan pada saatnya takdir akan hadir karena kita berada pada waktu dan tempat yang tepat.
Berbeda halnya dengan nasib. Nasib terjadi karena pilihan. Tidak seperti takdir yang terjadi tanpa usaha, tanpa perjuangan. Nasib kita ditentukan karena kita memilih jalan hidup kita sendiri. Nasib merupakan hal yang kita usahakan. Nasib kita ditentukan oleh kualitas yang kita miliki, semangat, kerja keras, kesabaran dan keuletan yang kemudian membentuk hidup kita, menggapai nasib.
Ada pula yang mengatakan pada saya bahwa takdir adalah ketika waktu bertemu dengan kesempatan. Ketika kita berada pada saat yang tepat dan secara bersamaan kesempatan muncul, disitu takdir terbentuk. Usaha, kerja keras, determinasi, ketekunan, kesabaran dan sebagainya yang mengarahkan pada nasib kita. Kita berada di saat yang tepat ketika kesempatan muncul. Disitulah takdir terjadi. Ini yang saya saksikan terjadi hari ini.
Siang tadi saya bekerja di dining Hall tempat Kano bekerja. Biasanya memang tidak di situ, tapi kantor saya mati listrik karena semalam ada badai sehingga di kota saya banjir di mana-mana. Nah karena banjir, di kompleks saya bekerja dilakukan perbaikan dan butuh beberapa jam untuk melakukan itu. Saya tidak bisa bekerja di kantor. Untungnya saya membawa laptop, jadi saya mengungsi. Dan yang saya pilih adalah Braiden, dining hall tempat Kano.
Sedang asyik bekerja, tiba-tiba saya dipanggil.
"Jo, would you care to join us?" Tiba-tiba general manager Braiden memanggil saya.
Saya berhenti bekerja dan mendekati sebuah meja yang berada di belakang saya duduk. Di sana ada General Manager, production chef, salah satu production cook dan Kano sebagai assistant production cook. GM menunjukkan beberapa berkas pada saya untuk dibaca. Semacam formulir atau berkas yang ketika saya baca membuat kebingungan. Tidak ada nama di sana.
Akhirnya production chef menjelaskan bahwa mulai hari ini Kano mendapat promosi, naik jabatan dari assistant production cook menjadi production cook. Wow! Saya bengong!
Kebanyakan orang butuh waktu lama untuk naik jabatan. Bahkan ada yang butuh bertahun-tahun untuk mendapat kesempatan untuk itu. Kano baru diangkat menjadi asisten bulan Mei kemarin. Tidak lebih dari 3 bulan kemudian dia sudah naik pangkat. Ini menurut saya yang diamakan dengan takdir.
Saya gambarkan begini; selama beberapa bulan Kano bekerja di restoran hamburger, belajar memasak, memanggang daging untuk pertama kalinya. Beberapa bulan kemudian dia melihat ada lowongan di kampus lalu melamar pekerjaan menjadi pegawai part time. Dia bekerja keras, belajar dengan giat, berprestasi sehingga kemudian diangkat menjadi pegawai tetap sebagai asisten. Dia memilih tindakan, membuat keputusan, belajar dari pengalaman, berusaha keras, dan seterusnya. Dia mengarahkan dirinya pada jalan hidupnya yang dia pilih dengan baik. Dia berada di tempat yang tepat, pada saat yang tepat ketika kesempatan terbuka. Pada saat itu ada sebuah posisi yang ditinggalkan karena yang orang bersangkutan mendapat tawaran lain. Karena Kano berprestasi, kesempatan ditawarkan pada dia. Mulai hari ini Kano diangkat menjadi production cook. Gajinya jauh lebih besar dari bapaknya yang sudah memiliki pengalaman setumpuk, bahkan menyandang gelar sarjana. Kano baru lulus SMA! Nah ini baru yang namanya takdir, yaitu ketika waktu berbenturan dengan kesempatan. Tapi waktu dan kesempatan saja menurut saya tidak akan bisa menjadi takdir jika kita tidak pernah berusaha mengubah nasib. Jika dari awal tidak berusaha keras, ulet, bertanggungjawab dan lain sebagainya maka kesemptan itu akan ditawarkan pada orang lain. Nah apakah pendapat saya ini benar?
Foto credit: brightonandhovepsychotherapy.com
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1579 10 Tahun
Entah sudah berapa kali saya menulis untuk diri sendiri sebuah pertanyaan yang mungkin bagi orang lain tidak berarti apa-apa, atau mungkin hanya sekedar bertanya-tanya saja, atau hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu.Pertanyaannya sederhana, "Seperti apa saya 10 tahun lagi." Dah, itu aja!Kalau di…
joefelus00
AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
