AES 844 Finding Meaning

Duduk lagi di dalam kelas, tapi kali ini saya agak mengantuk karena semalam saya agak kesulitan tidur. Mau menulis sesuatu juga agak sulit karena yang saya inginkan saat ini adalah tidur hahaha.. Di depan kelas Nina sedang mengajar tentang Prisoner's dilemma, bagian dari diskusi dari topik game theory. Pura-pura menjadi mahasiswa di kelas itu juga akan membuat sakit kepala walau sebenarnya konsep prisoner's dilemma tidak terlalu susah untuk dimengerti. Akhirnya saya memilih melamun.
Akhir-akhir ini hidup saya memang sedang chaotic, kacau balau walau saya selalu berusaha menjalani hari demi hari dengan sebaik-baiknya, berusaha menghindari stress dengan selalu berhati-hati dalam berpikir. Saya rasa salah satu cara yang baik untuk mengurangi stress adalah berusaha memilah pemikiran-pemikiran yang sudah saya lakukan. Pernah ada sebuah artikel yang saya baca mengatakan untuk tidak benar-benar mempercayai segala sesuatu yang kita pikirkan. Pikiran dapat menyesatkan apalagi yang negatif, tapi tidak ada salahnya mempertimbangkan skenario terburuk, worst case scenario hanya untuk berjaga-jaga sehingga kita dapat menimbang berbagai risiko untuk menghindari hal yang lebih buruk. Yang jadi masalah adalah jika kita benar-benar mempercayai semua pemikiran yang membuat stress. Mempercayai pemikiran-pemikiran itu cenderung membuat kita bereaksi secara emosional dan itu akan berakhir dengan bencana atau setidak-tidaknya menjadi semakin khawatir, semakin stress. Pikiran negatif sering menjerumuskan kita menuju kegagalan, tapi dengan memperhitungkan situasi terburuk membuat pikiran kita menjadi lebih terbuka akan kesempatan dan merespon berbagai bentuk tantangan dengan lebih kreatif. Kita akan lebih mampu melihat skenario terbaik.
Dalam artikel itu juga dikatakan bahwa salah satu cara untuk menghadapi kekacauan dalam hidup adalah dengan cara menemukan meaning. Para ahli psikologi sosial mendefinisikan meaning yang berkaitan dengan hidup kita adalah sebagai bentuk asesmen intelektual dan emosional pada tingkatan dimana kita merasa kehidupan ini memiliki tujuan, nilai dan dampak. Katanya manusia sangat termotivasi jika berkaitan dengan "penting"-nya diri kita terhadap orang lain. Kita akan bekerja lebih keras, lebih lama dan lebih baik dan pada akhirnya akan merasa lebih bahagia karena pekerjaan kita sangat berarti dan orang lain dapat menikmati dan mendapat manfaat dari pekerjaan kita.
Kehilangan pekerjaan bukan pengalaman baru bagi saya. Di Fort Collins saja saya sudah mengalami 2 kali. Bukan tidak bekerja yang menjadi masalah utama bagi saya. Memang betul saya merasa membuang-buang waktu percuma dan tidak produktif, juga saya tidak medapat penghasilan. Itu semua memang fakta yang harus saya hadapi, tapi ada satu hal yang benar-benar tidak tertahankan yaitu being meaningful!
Seperti saya katakan barusan dan sesuai dengan artikel yang saya baca. Merasa bahwa diri saya itu penting, meaningful dan dibutuhkan oleh orang lain, adalah perasaan yang sangat luar biasa. Bukan hanya perasaan, tapi juga mengetahui bahwa saya memiliki tujuan hidup dan tidak dapat saya kerjakan saat ini memberikan kehampaan yang sangat mendalam. Ketika menerima pesan SMS dari unit yang biasa saya tangani dan menanyakan kapan saya kembali dan bahwa mereka begitu kehilangan mempunyai arti yang sangat dalam bagi saya. Saya tahu cepat atau lambat saya akan kembali menjalani peran yang biasa saya lakukan itu, tapi menunggu bukanlah pekerjaan yang menyenangkan. Kesabaran saya mulai diuji. Ya begitulah hidup, tidak selalu berjalan dengan sesuai yang kita inginkan. Satu hal yang agak menghibur, saya masih sangat dibutuhkan di rumah. Jadi itu lumayan mengobati.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1579 10 Tahun
Entah sudah berapa kali saya menulis untuk diri sendiri sebuah pertanyaan yang mungkin bagi orang lain tidak berarti apa-apa, atau mungkin hanya sekedar bertanya-tanya saja, atau hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu.Pertanyaannya sederhana, "Seperti apa saya 10 tahun lagi." Dah, itu aja!Kalau di…
joefelus00
AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20