AES 85 New Wonderful World

Kalau melihat sejarah, pandemi yang paling parah di abad 20 adalah flu pandemic tahun 1918-1919 dimana sekitar 50 -100 juta orang meninggal. Saat itu penyakit influensa yang dikenal dengan spanish flu menjangkiti kurang lebih 500 juta orang di seluruh dunia. Menurut para ahli kemudian karena seluruh dunia terpapar akhirnya masyarakat menjadi imun secara alami. Tapi apakah virus flu ini selesai begitu saja? ternyata tidak, berbagai varian bermunculan seperti misalnya flu burung, swine flu, dan sebagainya. Manusia kemudian terbiasa hidup berdampingan dan menjaga diri dengan imunisasi setiap tahun sebelum musim flu dengan mendapat injeksi dari virus straun tahun sebelumnya. Sama halnya dengan imunisasi yang diberikan pada balita, vaksin polio, campak, dan sebagainya. Manusia beradaptasi dengan kondisi terkini.
Satu setengah tahun terakhir ini kita dihadapkan dengan situasi yag hampir tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Tiba-tiba kita dipaksa untuk menjalankan perubahan kehidupan keseharian yang berbeda secara dratis. Memang di banyak tempat sudah mulai menjalankan kegiatan keseharian yang disebut sebagai new normal, walau menurut saya tidak ada yang namanya new normal itu, new normal hanya seperti istilah yang lebih positif dengan mencuri istilah "normal", agar tidak terlalu berkesan tidak normal. Mana ada istilah normal jika kita tidak bisa melihat orang lain tersenyum! Mana ada isitlah normal jika dengan sahabat dan tetangga kita harus berjauh-jauhan! Bayangkan betapa merasa bodohnya ketika kita disapa orang lalu menjawab dengan senyuman, kemudian kita sadar bahwa orang yang menyapa itu tidak dapat melihat respons kita. Lalu selama beberapa saat kita merasa bersalah karena merasa seolah-olah menjadi orang yang tidak ramah karena tidak bereaksi ketika disapa. Pernah mengalami ini? sekarang saya mulai belajar melambai dan mengangguk. Ketika disapa saya melambaikan tangan. Dulu cukup tersenyum, sekarang hars belajar gestur baru. Beberapa kali gagal, lama lama terbiasa. Atau yang paling aman adalh mengucapkan sesuatu, "good Morning", "How are you" bahkan "Wasuuuuuuuppp!" Kita beradaptasi!
Tapi manusia belajar dari pengalaman, belajar dari sejarah. Saya yakin siatuasi ini akan berlalu seperti yang sudah-sudah. Pada saatnya kiita akan belajar hidup berdampingan. Sama seperti Polio, hepatitis, campak, dan flu! Di bawah saya ingin tampilkan sebuah video pendek agar kita selalu diingatkan bahwa we live in a wonderful world***
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20
AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
