AES 864 3 Pekerjaan

Sudah pukul 10 malam lewat, saya masih belum bisa menulis karena tidak mempunyai ide sama sekali. Sepanjang hari memang saya sangat sibuk. Saya mengantar Nina karena ada 2 appointment dengan dokter, yang pertama Physical therapy di pagi hari, lalu siangnya check up paska operasi.
"You are literally a bionic woman!" Kata dokter sambil tertawa ketika memperlihatkanhasil x-ray di layar monitor. Tulang lutut bagian bawah memang full metal, sementara bagian atas tulang lutut juga dibungkus dengan metal. Saya lupa nama jenis metalnya, yang jelas bukan titanium karena untuk lutut butuh yang lebih kuat. Kalau tidak salah cobalt chromium based alloy. Diantara 2 metal itu ada bantalan plastik, juga tempurung lututnya dari plastik. Saya terkagum-kagum melihatnya. Sementara saya sempat juga bergurau bahwa bekas jahitan yang panjang itu karena belum sembuh benar, menurut saya tampak seperti dahi orang Klingon yang di film Star Trek. Hahaha.. Bahkan dokter sendiri ikut tertawa dan berkata,"You know, I think it is! It really looks like Klingon's forehead!"
Sepulang dari rumah sakit, saya habiskan dengan sibuk di dapur. Hari ini sesuai permintaan, saya membuat chinese food. Kung Pao beef dan Egg fuyung, alias fu yung hai isi udang (karena kepiting sangat mahal di sini, maklum tinggal di gunung!).
Baru petang hari saya bisa duduk istirahat sambil mulai memikirkan ide untuk menulis. Mungkin sudah terlalu lelah, saya tidak bisa menemukan ide apa-apa. Sesudah bermain dengan berbagai kata kunci juga saya tidak mampu mengembangkannya atau bahkan berhenti di tengah-tengah karena tidak punya keinginan untuk melanjutkan. Akhirnya saya membuka aplikasi blog pribadi. Ada ajakan untuk menjawab sebuah bertanyaan: 3 jenis pekerjaan apa yang akan dilakukan jika uang tidak lagi menjadi masalah? Nah, ini menarik pikir saya. Dan saya mulai berpikir, apa yang akan saya lakukan jika uang tidak lagi menjadi masalah.
Pertama, saya ingin menjadi volunteer di dapur untuk masak bagi orang-orang yang membutuhkan. Ini sudah pernah saya lakukan beberapa kali, baik di Fort Collins maupun dulu di Hawaii. Waktu di Hawaii saya menjadi sukarela menyajikan makanan bagi pekerja-pekerja sukarelawan yang membangun rumah untuk penduduk yang tidak mampu. Di Fort Collins saya 2 kali menjadi sukarela memasak untuk para gelandangan. Menyenangkan dan saya merasa puas melihat merka makan dengan lahap dari hasil jerih payah saya di dapur.
Kedua, saya ingin menulis tentang makanan dan perjalanan. Bukan untuk komersial tentunya, tapi memang saya sangat suka makan dan jalan-jalan. Jadi jika memang saya diijinkan untuk melakukan itu, saya akan keliling ke tempat-tempat menarik di seluruh dunia, dan mencoba makanan-makanan manca negara langsung di negara asalnya. Seingat saya, dulu pernah menulis tentang mimpi saya ini.
Ketiga, mungkin ini bukan pekerjaan, tapi saya ingin belajar masak makanan tradisional di tempat-tempat asalnya. Seperti misalnya yang terakhir saya belajar adalah membuat Indian fried bread langsung dari seorang Indian, teman saya seorang native American, yang bernama Gilbert. Nah jika benar-benar saya diberi kesempatan sebelum menutup mata, saya ingin keliling ke tempat-tempat menarik di seluruh dunia untuk jalan-jalan, mencoba makanan yang semuanya saya abdikan dalam bentuk tulisan dan juga belajar memasak makanan-makanan itu!
Foto credit: postcardjar.com
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31