AtomicEssay

AES 877 Attraversiamo

joefeluspenulis arsip2

Tahu tidak, saya punya mimpi untuk bisa menulis seperti orang-orang yang menulis sebuah monolog di film-film atau di novel. Ketika membacanya atau menonton sebuah monolog yang begitu dalam, sarat dengan jargon-jargon yang begitu indah dalam merefleksikan kehidupan, bahkan ketika menggambarkan sesuatu yang sangat sederhana sekalipun, terlihat begitu luar biasa. "Kok bisa, ya?" Pikir saya. "Gimana caranya?"

Memang ini terdengar seperti melihat rumput lebih hijau di kebun tetangga. Dan saya sadari bahwa yang menulis semua itu adalah profesional, kalau saya mah cuma ece-ece, abal-abal, alias amatiran yang memaksa diri untuk menulis setiap hari. Jadi begini, ini yang saya inginkan. Bagaimana caranya menulis sesuatu yang menggambarkan sebuah refleksi yang sangat dalam dengan kata-kata yang indah, enak dibaca dan.. hmm... sulit mengatakannya, pokoknya seperti ITU! Bukan untuk menjadi profesional, sama sekali tidak. Saya hanya ingin bisa menulis seperti itu.

Anehnya, nah ini yang sama sekali saya tidak mengerti, ada diantara mereka yang pandai menulis semacam itu, seringkali bukan orang yang bahagia, bahkan mereka orang yang bermasalah, yang membutuhkan anti depressants, seperti Zoloft atau Prozac! Kok bisa ya? Ini bukan bagian yang saya inginkan tentunya. Saya ingin bisa menulis dengan baik tanpa harus mengkonsumsi prozac hahahaha.. Oke, ini bukan mengeneralisir, saya bilang ada yang begitu tapi tidak semua.

Baiklah, sekarang mengapa saya memilih judul attraversiamo. Itu kata dalam bahasa Italia, saya pungut kalau tidak salah dari salah satu novel yang pernah saya baca, juga seingat saya buku ini sudah difilmkan bertahun-tahun yang lalu. Artinya: Mari kita menyeberang. Ini kata yang sangat dalam. Let's cross over, itu dalam bahasa Inggrisnya. Yang saya tangkap atau mungkin lebih cocok yang saya reka-reka, kata attraversiamo ini mempunyai implikasi keberanian, komitmen, keteguhan, ketegaran dan banyak lagi. Untuk supaya dapat menyeberang kita butuh keberanian, kita butuh pemikiran dan pertimbangan. Tentunya ini bukan hanya sekedar menyebrang jalan. Menyebrang di sini dikaitkan dengan melakukan sesuatu yang mengandung risiko besar, atau melakukan sesuatu yang menuntut kemauan tinggi, keberanian dan lain sebagainya. Pokoknya melakukan sesuatu yang serius.

Lalu apa hubungannya dengan menulis? Hahaha.. mungkin agak kurang nyambung, tapi bisa saja kita hubung-hubungkan. Untuk mulai menulis, apalagi yang dikaitkan dengan refleksi hidup yang kita jalani lalu dibagikan kepada orang lain, itu juga butuh keberanian. Untuk bisa menulis secara teratur butuh kemauan. Untuk bisa menulis setiap hari, butuh komitmen dan determinasi. Bayangkan saja ketika dalam kondisi sakit, batuk-batuk, sakit kepala, dan lain sebagainya, sangat mudah untuk menggunakan situasi ini sebagai bentuk alasan untuk tidak melakukannya, untuk tidak menulis. Tapi komitmen dan determinasi dapat mengalahkan itu semua. Ya, itu suatu yang sangat dalam sebab ketika sudah memutuskan untuk menyeberang, tidak ada lagi kata untuk putar balik atau melangkah mundur. Itu yang saya rasakan. Kesannya begitu sederhana. Ah, menulis setiap hari, 15 menit sehari itu mudah, hahaha.. tidak! Tidak semudah itu.

Nah, kembali ke awal esai saya ini. Yaitu mimpi saya untuk bisa menulis dengan baik. Mudah-mudahan suatu waktu nanti bisa seperti itu. Saya masih terus belajar, setiap hari. Kadang lumayan, kadang tidak berhasil sama sekali. Tak apa, namanya juga belajar, mudah-mudahan nanti menemukan arah yang tepat. Sekarang, saya ingin mengucapkan selamat pada teman-teman yang sudah memutuskan untuk bergabung menulis setiap hari. Mari kita sama sama menyeberang, attraversiamo!

Foto credit: thehowellsgroup.com

Komentar (1)

Andy Sutioso

Sepakat!

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1308 AES, Melatih Kebiasaan Berpikir

Satu hal yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan sesudah bergabung dengan kelompok menulis AES, kita di "paksa" memfokuskan diri untuk memikirkan satu hal, memilih satu dari banyak hal yang mungkin hadir dalam pikiran kita. Kita menjalani proses berpikir setiap hari, sepanjang hari dan merupakan ses…

joefelus34
AtomicEssay

AES 1296 Lembaran Kosong

Saya membayangkan hidup itu seperti lembaran kosong. Setiap hari kita mulai dengan halaman yang baru dan kosong. Seringkali kita memiliki banyak ide untuk ditulis, tapi tidak jarang kita terdiam karena tidak tahu apa yang ingin kita ceritakan. Kadang penuh petualangan dan tidak sabar untuk kita cur…

joefelus20
AtomicEssay

AES 1077 Belum Menyerah

Kurang dari dua minggu lagi saya akan sudah bergabung dengan AES selama 3 tahun. Kalau kak Andy malah minggu depan. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, walau kalau dihitung satu demi satu, butuh waktu yang sangat panjang, butuh angka yang sangat banyak untuk mencapai saat sekarang. Tantangan t…

joefelus11