AES 879 Determinasi

"Do you want to pick Kano up?" "He is not feeling well." Kata sahabat saya melalui pesan di WA.
"Ok. I am at Walmart at the moment. I will be there in about 20 minutes." Jawab saya
Tadi siang setelah mengantar Kano kerja, Nina dan saya memutuskan untuk ke luar kota untuk membeli bahan membuat rawon. Ternyata Kano sangat menyukai rawon. Nah hebat khan? Anak Amrik masih suka makanan khas jawa timur. Rawon adalah sejenis sup berwarna hitam, merupakan potongan daging sapi yang dimasak dengan bumbu yang sangat khas, termasuk bumbu utama adalah buah kluwek. Entah apa nama bakunya hahaha.. Jangan tanya isi bumbunya apa saja, sebab saya tadinya bukan pencinta rawon sehingga saya jarang masak. Anehnya sesudah pindah ke Fort Collins saya semakin sering masak. Pertama karena Nina orang Jawa Timur sehingga dia memang suka rawon, kedua ternyata Kano menyukainya. Kadang saya mengganti dagingnya dengan buntut, Kano semakin suka. Eniwei, sesudah dari luar kota, saya mampir ke Walmart, salah satu korporasi supermarket terbesar di Amerika karena seringkali harganya lumayan bersahabat. Tujuannya untuk membeli perdiaan obat-obatan karena kami memang sedang dalam kondisi kurang sehat. Nah pada saat itu saya menerima pesan dari GM tempat Kano bekerja, sahabat saya.
Saya langsung bergegas keluar sesudah membayar semua belanjaan dan langsung menyiapkan tempat duduk karena bagian belakang penuh dengan belanjaan, ada daging, cemilan dan sebagainya. Jika saya menjemput Kano, perlu tempat duduk di belakang. Langsung saya ngebut melalui Highway supaya lebih cepat. Kami tiba di tempat kerja Kano hampir 30 menit kemudian karena sesudah kami keluar dari Highway jalanan lumayan padat karena jam pulang kerja.
Saya langsung parkir dan bergegas kedalam. Tadinya saya berharap melihat Kano duduk di kantor menunggu jemputan ternyata tidak ada. Dia sedang sibuk di stationnya, bekerja. Saya lihat wajahnya sangat pucat dan berkeringat dan dia mengenakan masker. Saya teriak nama dia memberitahu bahwa saya ada di situ. Kano mendekat dan bingung mengapa saya ada di situ. "Let's go home." Kata saya.
"No.. no.. no. I am good. I can handle it." Kata Kano.
"You look pale and sick. Oom Arios told me to pick you up." Kata saya
"He did, didn't he? But I am okay. Just come back at 9." Kano ngotot untuk terus bekerja.
Pada saat it ada rekan kerja Kano dan ikut sibuk membujuk Kano untuk pulang. Tidak hanya itu, salah satu student manager bernama Gabi ikut nimbrung dan setuju agar Kano sebaiknya pulang. Akhirnya Kano menyerah.
Saya pergi lebih dahulu meuju kendaraan dan cerita pada Nina yang duduk menunggu bahwa betapa saya bangga terhadap anak ini karena walau sudah saya saksikan sendiri dia begitu pucat dan lelah karena sakit, dia masih tetap ngotot untuk dapat menyelesaikan shiftnya yang masih sekitar 4 jam lagi. Ini salah satu karakter yang menurut saya tidak dapat dibentuk hanya dalam sehari dua hari. Ini merupakan karakter yag terbentuk dalam waktu lama yang dikembangkan sejak awal sehingga melekat dalam dirinya. Determinasi dan etos kerja yang mumpuni seperti ini yang saya saksikan dan tampaknya juga dipahami oleh rekan-rekan kerjanya. Mungkin itu salah satu alasan mengapa prestasi dia di tempat kerja bergerak sangat cepat. Saya sungguh kagum
Determinasi sangat penting untuk mencapai kesuksesan atau dalam mencapai tujuan tertentu. Itu juga dapat membantu kita untuk tetap termotivasi dan terus berjuang untuk mncapai hal-hal yang kita inginkan. Bagi saya determinasi pada dasarnya menjaga agar tetap mampu mengontrol dan memotivasi diri untuk tujuan jangka panjang yang ingin dicapai. Tanpa determinasi saya tidak akan mampu mendorong diri sendiri untuk terus bergerak maju. Itu yang saya lihat sudah terbangun dalam diri Kano yang relatif masih sangat muda. Mungkin di CSU ini dia karyawan termuda yang dapat mencapai pangkat yang dia meban saat ini. Kebanyakan orang butuh bertahun-tahun untuk bisa dipromosikan, dia hanya butuh waktu tidak lebih dari 3 hingga 4 bulan.
Beberapa saat kemudian kami bersama-sama pulang. Suara batuk di dalam kendaraan seperti orang sedang ngobrol bersahut-sahutan hahaha. Seimgat saya hampir tidak pernah kami sakit sekaligus bertiga. Ini memang keluarga seia-sekata hahaha. Kompak! HIngga sakit saja harus bareng-bareng. Ya sudah, kami bertiga akan banyak tinggal di rumah hingga akhir pekan karena kemungkinan besar Kano akan ijin sakit besok. Hari Jumat dia libur, Jadi ada 4 hari kedepan kami bertiga akan harus saling membantu sambil beristirahat dan menjalani proses penyembuhan. Senin saya akan mulai bekerja, jadi kami bertiga akan mulai bekerja lagi. Kompak ya? Hahahaha..
Foto credit: ccsc.nsw.edu.au
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1579 10 Tahun
Entah sudah berapa kali saya menulis untuk diri sendiri sebuah pertanyaan yang mungkin bagi orang lain tidak berarti apa-apa, atau mungkin hanya sekedar bertanya-tanya saja, atau hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu.Pertanyaannya sederhana, "Seperti apa saya 10 tahun lagi." Dah, itu aja!Kalau di…
joefelus00
AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20