AES 887 Winter Weather Advisory

Saya memandang keluar menembus jendela rumah sakit. Oh jangan khawatir, tidak ada yang sakit, saya hanya mengantar Nina untuk check up. Suster sudah memanggil Nina masuk, sementara saya bekerja. Meja bulat cukup luas untuk saya jadikan meja kerja, dengan sebuah laptop. Untungnya rumah sakit ini ada wifi gratis, jadi saya dapat bekerja dengan nyaman. Sejak pagi memang sudah banyak masuk. Ini hari terakhir saya bekerja secara remote. Kalau boleh memilih, saya lebih suka bekerja di kantor karena akan lebih produktif dan tidak banyak gangguan. Tapi saya juga mengerti dan tidak ingin menyebarkan virus Covid kepada teman-teman di Kantor. Aturannya 5 hari, walau sebetulnya saya sudah lebih dari 5 hari sejak merasakan gejala sakit, tapi lebih baik saya habiskan minggu pertama ini dengan aman.
Di luar langit berwarna abu-abu. Sejak pagi tadi matahari tertutup mendung. Menurut ramalan cuaca akan ada badai musim dingin datang dan malam ini, atau lebih tepat subuh, Sabtu dini hari, akan mulai turun salju. Ini akan menjadi salju pertama di Fort Collins. Saya sudah harus mulai mengeluarkan sapu dan pengerok salju dari dalam bagasi mobil. Jaket dan sweater serta topi dan sarung tangan sudah mulai dimanfaatkan. Baju-baju tipis juga sudah masuk koper karena tidak akan digunakan hingga berbulan-bulan mendatang. Tak saya sangka bahwa akan mengalami lagi musim gugur dan musim dingin lagi karena sebetulnya saat ini rencana semula saya sudah kembali ke tanah air. Tak apa, saya sangat menyukai perubahan musim. Ini akan menjadi musim dingin saya yang ke-8. Tak terasa waktu bergerak begitu cepat. 8 Natal, 8 tahun baru, 8 musim Semi.
AC portable di kamar sudah saya lepaskan. Jendela sudah tertutup rapat, biasanya ada celah yang digunakan untuk AC untuk membuang udara panas. Sekarang kami mulai menggunakan heater. AC bisa dipensiunkan. Kami butuh ruangan yang hangat karena suhu di luar sejak pagi ini sudah dibawah angka nol derajat. Dingin!
Ramalan cuaca mengatakan akan turun salju dengan ketebalan antara 10 hingga 15 centimeter. Lumayan untuk salju pertama. Ini sebetulnya sudah termasuk terlambat. Di tahun-tahun awal saya tinggal di sini biasanya salju pertama turun di awal bulan Oktober. Kalau lihat foto-foto yang saya buat memang begitu faktanya.
Beberapa hari lagi akan mulai terasa keseruan musim "akhir tahun". Toko-toko sudah mulai berhias mulai dengan Halloween, tanggal 31 Oktober nanti. Banyak sekali rumah-rumah yang sudah berhias dengan lucu-lucu. Ada tengkorak yang duduk di depan rumah. Ada tengkorak yang duduk di belakang truk, lalu ada tulisan "bunyikan klakson" nah begitu ada yang membunyikan klakson, tengkorak itu pipis, nyemprot ke kendaraan yang membunyikan klakson. Hahaha.. Orang sini memang sangat pandai menikmati hidup. Hidup dihiasi dengan kegiatan-kegiatan yang seru. Rumah-rumah dihiasi dengan hantu-hantuan, batu-batu nisan dengan tulisan-tulisan lucu dan sebagainya. Nah begitu Halloween selesai, mulailah hiasan Thanksgiving dan Natal.
Semua keseruan mulai terasa. Orang-orang mulai berpakaian keren-keren, memakai sepatu boots, jaket dan coat yang panjang. Pokoknya sekarang mulai terliha modis. Musim panas kemarin orang pakai pakaian minim, celana pendek dan kaus tipis. Sekarang berpakaian berangkap-rangkap. Hidup di negara 4 musim memang sama sekali jauh dari kata bosan sebab setiap beberapa bulan sekali kebiasaan sehari-hari berubah karena tuntutan musim.
Nah, malam ini saya mulai bersiap-siap. Besok sebetulnya rencana saya diam di rumah saja. Menikmati hari bersalju. Eh tiba-tiba sahabat saya bilang untuk datang ke rumahnya karena ada pesta ulang tahun. Menggoda saya dengan menyebutkan menu nasi uduk, Kimlo, lalu ada pastel, kue lapis, bolu lapis Surabaya, Sosis solo, es campur, dadar gulung dan pisang goreng. Waaaah ini sangat menggoda! Lihat saja besok, jika winter weather advisory benar-benar terjadi dan buruk, mungkin saya akan diam saja di rumah dan rencananya akan membuat gumbo. Enak untuk cuaca dingin!
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1579 10 Tahun
Entah sudah berapa kali saya menulis untuk diri sendiri sebuah pertanyaan yang mungkin bagi orang lain tidak berarti apa-apa, atau mungkin hanya sekedar bertanya-tanya saja, atau hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu.Pertanyaannya sederhana, "Seperti apa saya 10 tahun lagi." Dah, itu aja!Kalau di…
joefelus00
AES 1578 Katakan Tidak!
"Hmm.. bahkan mengucapkan kata "tidak" saja butuh ketrampilan!" kata saya dalam hati.Pertentangan di dalam pikiran saya terus menerus berkecamuk. Kalau ingin mudah, sebetulnya saya tinggal menjawab "ya", hanya saja itu berarti saya sedang menunda-nunda untuk menghadapi hal yang sulit. Jika menjawab…
joefelus10
AES 1577 Seandainya Masih Seperti Dulu
Jalan raya walaupun agak gelap, masih dapat memantulkan cahaya dari penerangan ala kadarnya. Hujan yang turun tadi sore membuat udara lumayan sejuk dan memberikan sedikit efek pantulan cahaya di aspal yang masih menyisakan sedikit genangan-genangan air. Sudah lumayan lama saya tidak mengendarai sep…
joefelus20