AtomicEssay

AES 899 Tentang Kehidupan

joefeluspenulis arsip2

Sepertinya saya sangat senang ngobrol tentang kehidupan. Entah mengapa, mungkin karena hidup itu merupakan misteri yang terus menerus berusaha dipecahkan, seperti misalnya pertanyaan mengapa kita dilahirkan? Mengapa kita dilahirkan di tempat tertentu di dunia ini? Apa sebetulnya tujuan dari hidup kita? Dan banyak lagi pertanyaan yang berusaha kita jawab. Saya juga banyak membaca tentang ini berkaitan dengan pengalaman orang-orang lain. Namanya juga rasa ingin tahu.

Rasa ingin tahu itu merupakan ciri dari insting alami yang dimiliki manusia. Segala hal-hal yang luar biasa tercipta karena rasa ingin tahu (sayangnya begitu juga dengan hal-hal yang menghancurkan). Orang yang memiliki rasa ingin tahu yang besar cenderung ingin mengetahui dan mempelajari banyak hal. Pikiran yang penuh rasa ingin tahu bagaikan penjelajah yang terus menerus belajar, mencari tahu dan berusaha menemukan bagaimana segala sesuatu itu bekerja.

Katanya rasa ingin tahu menghidupkan motivasi, membuat kita selalu ingin menemukan inovasi dan pencapaian tujuan. Kita tidak pernah berhenti berusaha dan terus menerus mempertanyakan segala sesuatu hingga memperoleh pengertian, menantang diri sendiri untuk terus mencari jawaban dan sebagainya. Rasa ingin tahu juga meningkatkan kreatifitas karena ketika kita menemukan sesuatu yang baru, kita tidak akan pernah berhenti untuk menggunakannya. Bukan begitu? Dan yang jelas, menurut saya, menurut pengalaman saya, rasa ingin tahu itu menimbulkan semangat dan hidup itu jadi tidak membosankan.

Nah tadi tentang rasa ingin tahu yang dikaitkan dengan obrolan tentang kehidupan. Ketika kita berbicara tentang kehidupan, kita tidak terlepas dari berbicara tentang diri sendiri. Mengapa begitu? Sebab jika kita berbicara tentang diri sendiri, artinya adalah kita berbicara tentang kehidupan yang kita alami, first hand experiences. Bagaimana mungkin kita berbicara tentang kehidupan orang lain yang tidak kita ketahui secara mendalam? Mungkin saja kita membicarakan orang lain, tapi hampir pasti tidak faktual seluruhnya karena kita hanya tahu sebagian saja, bahkan mungkin hanya di permukaan. Beda ceritanya jika kita membicarakan diri sendiri, apalagi kalau secara jujur, maka kita benar-benar menyentuh inti dari kehidupan itu, walau hanya sebatas pengalaman pribadi.

Riset mengatakan bahwa Ketika kita membicarakan diri sendiri, maka otak kita terkoneksi dengan nilai-nilai dan motivasi. Ketika kita membicarakan diri sendiri, secara otomatis kita mengaktivasi sel-sel otak kita seperti misalnya ketika sedang menikmati makanan, atau melakukan kegiatan menarik lainnya. Secara sederhana bisa dikatakan "membuka diri" dengan cara membicarakan diri sendiri adalah merupakan suatu yang menggembirakan dan memberikan efek neorologis.

Nah sekarang kita kaitkan dengan AES, coba perhatikan hampir semua rekan-tekan yang terlibat dalam kegiatan menulis ini pernah membicarakan diri sendiri. Berbagi kebahagiaan, berbagi kesusahan itu pada akhirnya merupakan kegiatan yang gratifying, yang menggembirakan. Seandainya kita berbagi kesusahan, secara tidak sadar kita merasakan beban kita berkurang, kepenatan pikiran dan perasaan juga jauh berkurang. Yang pasti, entah itu hanya cerita lucu, sedih, susah, bahagia, menyenangkan, indah atau buruk, semuanya adalah membicarakan tentang hidup. Tidak ada cerita kehidupan jika kita hanya hidup di satu sisi. Hidup baru bisa dikatakan sebagai hidup jika ada dua sisi, dan kita baru bisa dikatakan hidup jika sudah mengalami dua sisi itu. Nah, mari kita terus berceita tentang diri sendiri atau siapa saja, sebab itu artinya kita berbicara tentang hidup!

Foto credit: bbc.com

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1576 Time Lapse

Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…

joefelus11
AtomicEssay

AES 1575 Tisu Gulung

Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…

joefelus00
AtomicEssay

AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta

Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…

joefelus31