AES 94 Centering Yourself

“Life is 10% what happens to you and 90% how you react to it.” -Charles R. Swindoll
Menghadapi segala sesuatu dengan selalu bersikap positif itu tidak selamanya mudah. Pernah mengalami suatu hari yang serba salah? Saya yakin semua pernah. Hari ini sepertinya merupakan salah satu hari yang seperti itu.
Suatu hari yang dimulai dengan indah dan menyenangkan bisa berubah total menjadi sebuah hari yang menyebalkan. Segala sesuatu yang mulai dengan baik lalu satu persatu menjadi sebuah kekacauan. Anehnya suatu yang mengacau itu seperti memiliki efek bola salju yang semakin lama semakin besar membawa hal hal yang dilewatinya dan akhirnya menjadi sebuah masalah yang besar dan sulit diurai.
Pada saat menghadapi itu, kita harus berhenti sejenak mengambil napas refocus, center yourself dan sesudah itu memulai kembali, kalau perlu dan ada waktu, dari awal! Saya selalu menasihati diri sendiri "Don't let other people mistakes become yours, atau Don't let "unfortunate" people change you to become not you!" Saya pakai kata "unfortunate" karena tidak mau menggunakan kata-kata kasar! hahaha...
Dari yang pernah saya baca, katanya jika sedang mengalami kekacauan dalam keseharian, lakukan bernapas 3 hitungan; Tarik napas selama 3 hitungan, tahan napas selama 3 hitungan dan mengehembuskan napas selama 3 hitungan. Ini katanya dapat membuat kita tenang dan bisa mulai refocus.
Ada juga yang menganjurkan cara Tanda Stop. Maksudnya jika kita mulai bersikap negatif seperti misalnya bergumam atau berkata, "Kalau gini caranya ya ga akan pernah selesai!", "Saya ga akan bisa berhasil", "Hancur kalau terus-terusan begini!" Nah itu semua adalah ungkapan yang negatif yang sama sekali tidak menolong. Itu semua adalah pikiran negatif dan perlu dihentikan. Caranya katanya dengan membayangkan tanda Stop yang besar. Butuh latihan untuk mengubah sebuah pikiran. Yang jelas semua pikiran negatif itu harus berhenti, stop!
Yang lain mengusulkan untuk melakukan sebuah afirmasi yang positif. Misalnya, "Saya pasti bisa!", "Masalah ini akan lewat!" dan sebagainya. Bentuk afirmasi ini men-trigger kita untuk bersikap lebih positif. Ya, matahari saja pada saatnya akan terbenam, dan hari baru akan dimulai lagi, tentunya dengan semangat dan harapan baru. Jika kita mampu "centering ourselves" pada masa-masa sulit, kita akan bisa bekerja dengan lebih efisien, bekerja sama dengan yang lain dengan lebih mudah, dan menghadapi segala sesuatu dengan lebih positif.
“Within you, there is a stillness and a sanctuary to which you can retreat at any time and be yourself.” ~Hermann Hesse
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 1576 Time Lapse
Sudah sekitar 55 hari saya tidak menulis, bahkan hampir tidak menyentuh komputer sama sekali. Selama itu saya mengalami banyak hal yang sangat membingungkan. Agak sulit saya mulai menulis, apalagi menjabarkannya, sebab ini sepertinya merupakan pengalaman baru yang akhir-akhir ini mulai disadari. Se…
joefelus11
AES 1575 Tisu Gulung
Lebih dari satu setengah bulan saya tidak menyentuh komputer. Saya juga tidak menulis. Ada semacam keinginan janggal untuk menjauh dari banyak hal yang selama ini biasa saya lakukan. Hingga saat ini juga saya tidak tahu mengapa. 48 hari itu bukan waktu yang pendek, namun untuk orang seusia saya, ya…
joefelus00
AES 1574 Keindahan, Bahasa Semesta
Seorang komposer asal Hungaria yang bernama György Kurtág pernah berkata: “Consciously, I am certainly an atheist. But if I look at Bach, I cannot be an atheist.” Akhir-akhir ini saya sedang terpukau dengan keindahan dan sedang berusaha mengenali seluk-beluknya. Kemarin saya menulis tentang menemuk…
joefelus31
