AES001 menguap begitu saja...
Jujur, bingung mau mulai nulis dari mana???
coba dari pengalaman kegiatan, hobi, hal yang menarik lainnya. tapi koq stuck yaaa dengan ide-ide yang muncul saat di motor menuju rumah. padahal narasi di kepala terasa sangat sempurna, mengalir, dan puitis (saat di motor tuh). Namun, begitu jari menyentuh keyboard, semua keajaiban itu menguap begitu saja. Kita hanya menatap kursor yang berkedip, seolah-olah sedang menertawakan keresahan.
Seakan-akan kata-kata itu hanya berani hidup di antara deru angin dan perjalanan, tapi mendadak kehilangan nyali saat diminta menetap dalam barisan huruf.Mungkin bukan idenya yang hilang, tapi keberanian untuk menangkapnya yang masih ragu. Atau bisa jadi, kita terlalu sibuk ingin menulis sesuatu yang “sempurna”, sampai lupa bahwa tulisan pertama tidak harus indah.
tulisan awal ini hanya mengugkapan kebinggungan Tapi tentang tetap duduk, tetap mencoba, dan menulis apa pun yang tersisa di pikiran sambil mengerjakan tugas dari kampus 
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES002 SIAPA AKU ?!
pada hari senin,27 April 2026 mendapat Pembekalan Tentang "Tumbuh Kembang Anak,Tahapan 7 Tahunan" disini aku lebih banyak mengingat lagi apa yang pernah di lakukan pada saat siklus 1 , 2 dan 3 sampai kenapa saya bisa berada disini sekarang ?? (jadi SIAPA AKU INI ?1) sepanjang materi berlangsung leb…

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES31 Terima Kasih
"Festivalnya ada di Semi Palar..Dengan keluarga, rayakan buku bersama..Festivalnya ada di Semi Palar..Dengan teman-teman, bermain bersama-sama.."Diawali sebuah penampilan dari teman-teman SD1-4 yang menyanyikan lagu Festival Literasi, untuk membuka Pekan Festival Literasi TP22. Tembok biru menjadi…


