AtomicEssay

AES001 Upaya dari Setiap Variabel

Dita Kusumawardhanipenulis arsip2

"It takes both sides to build a bridge." Quotes ini saya tuliskan pada tepi halaman agenda bulanan saya. Bukan hanya sebuah kutipan yang saya tulis sebagai pemanis halaman, lebih dari itu sebagai sebuah pengingat. Mengingatkan bahwa bukan hanya saya yang berjuang sendiri. Mengingatkan bahwa bukan hanya saya yang harus menopang seluruh tanggung jawab. Mengingatkan bahwa untuk mewujudkan sesuatu, diperlukan daya upaya yang terkoneksi dari semua variabel yang terlibat di dalamnya.

Bukan hanya itu, menurut saya pribadi, elemen pembentuknya pun sebaiknya memiliki benang merah. Akan sulit rasanya untuk mempertemukan ujung jembatan yang berbeda material. Meski bisa saja terjadi, namun akan muncul lagi pertanyaan. Mampukah jembatan tersebut menopang beban yang sama? Mampukah masing-masing ujung jembatan tersebut bertahan dalam waktu yang lama. Mari bayangkan sebuah ujung jembatan berbahan beton yang bertemu dengan ujung jembatan berbahan kayu. Masing-masing memiliki kekuatan yang baik namun saat keduanya dipertemukan, apa yang akan terjadi?

Hal-hal di atas rasanya tidak hanya terjadi pada proses pendampingan belajar teman-teman kecil. Hal tersebut terjadi pada semua lini kehidupan, terutama yang menyangkut orang lain. 1, 5 atau lebih banyak orang. Bisa jadi itulah sebabnya menyamakan visi dan misi menjadi penting. Agar kita bisa berjalan seiringan dan tidak merasa memikul beban sendirian. Juga agar semua variabel yang terlibat di dalamnya sadar akan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Bukan hal mudah, memang, untuk bisa seideal kutipan di atas. Tapi, apa yang tidak mungkin? Semua mungkin terjadi jika kita menyadari peran masing-masing dan kompak bergerak bersama. Meski sulit dan banyak rintangan, seluruh proses tersebut pasti akan membawa banyak kebaikan. Juga ingatlah, untuk saling percaya.

Komentar (3)

Andy Sutioso

Yaaay, ada tulisan keren dari kak Dita... Nuhun pisan sudah merespon ajakannya tadi. Semoga berlanjut dan deudeuieun... Selamat buat esai pertamanya kak Dita.

Nuhun, Kak Andy. Akhirnya setelah sekian lama.. Nuhun untuk ajakannya.. :)

inteneka

Halo kak Dita, tulisan ini telah terpilih untuk dibukukan, mohon ijin tulisan ini diterbitkan di buku 5 Atomic Essay Smipa Pecah Telor [AES001], semoga berkenan. Terima kasih.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 001 It's Complaint

Beberapa bulan lalu, dalam sebuah percakapan whatsapp,“buatkan konten yang bikin viral, gak apa-apa gak nyambung sama fotonya juga, hahahaha...”. Dalam hatiku, “Kok gitu?”. Mungkin sekarang jamannya memang begitu, semua bisa dibikin. Lalu saya riset beberapa konten serupa, menelaah bagaimana mereka…

pungkypurwaranti21
AtomicEssay

AES1 Online

Sekolah online telah berjalan dengan cukup lama. Banyak yang telah kita jalani. Banyak juga yang aku sendiri pelajari. Aku dapat belajar banyak hal dari pandemi ini. Lebih bersyukur dengan apa yang aku punya. Juga mengalami pengalaman yang mengasikkan saat bertemu teman di saat offline. Saat pertam…

vania63
AtomicEssay

AES01 - Owh begini

Hari ini saya mengikuti sosialisasi cara belajar via daring di sebuah sekolah yang menerapkan blended learning (metode belajar kombinasi offline dan online) yang rencananya anak saya Nayya akan mencoba berproses di sana. Saat moderator menyapa dan menyambut saya "Halo Ayah Asep Ramdan, mohon maaf a…

Asep Ramdan43