AtomicEssay

AES002 Amigdala

Dewi Sunartinipenulis arsip2

Aku takut

Aku resah

Kuyakin mereka akan bilang aku berlebihan menanggapi perasaan ini

Tapi aku yang merasakan itu

Setiap itu berulang pikiranku campur aduk

Mengulas hal itu dengan baik, batinku menolak untuk memgingat, berusaha keras untuk berhenti, tapi pikiranku tak bisa aku kontrol

Nafas ku berat, engap ku rasakan

Semuanya seakan runtuh

Aku takuat berkata ataupun berdiri

Aku rapuh,

Tapi aku ingat, ada makhluk kecil yang lebih tak berdaya yang harus aku lindungi

Aku tak bis berbuat apa2 selain memeluk erat makhluk kecil itu, dia kebingungan dengan apa yang terjadi, dia menatap mataku tapi hanya ketakutan yang ada, menaruh harap jawaban atas kebingungan nya. Aku tutup telinganya dan matanya, agar tak ada memori pahit seperti yang akurasa. Tapi mungkin memori pelukan kebingungan yang dia dapatkan. Tapi tidak apa aku memilih itu daripada dia harus melihat dan mendengar setiap hal yang membuat aku sesak

Aku harusnya bisa mengatur perasaan dan pikiranku, tapi saat itu badan ku dikendalikan oleh amigdala. Membuat kecemasan disetiap sel tubuhku. Kucoba atur setiap nafas ku yang sesak. Mencoba menahan setiap bajakan amigdala. Aku hanya butuh ruang kosong dan hening untuk kendalikan pikiran dan perasaan.

Perlahan sesak itu hilang, seiring dengn nafas yang diatur. Amigdala berhenti membajak. Semuanya bisa kukendalikan lagi. Perlahan aku kenali situasi itu. Perlahan aku pahami perasaan dan pikiran ku. Perlahan aku coba kendalikan. Dengan terus mengenalinya aku mendoba menerima situasi itu jika tidak bisa kukendalikan, hanya tubuh, perasaan dan pikiranku yang bisa kukendalikan. Setiap momentum, peristiwa, ekspresi dan respon dari setiap hal di sekelilingku tak bisa aku kendalikan. Hanya aku yang bisa kukendalikan.

Ini adalah tulisan ku yang aku coba kembangkan dari hasil menonton Human The World Within. Mencoba masuk kedalam pengalaman hidup narasumber. Mencoba tulisan yang lebih puitis, hehe.

Tapi intinya adalah, kita tak bisa kendalikan yang lain hanya tubuh kitalah yang bisa kita kendalikan.

Komentar (1)

Andy Sutioso

Waah nuhuun. Sy belum nonton euy filem ini.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 012 #AI

katanya, manusia akan punah secara perlahan karena kecerdasannya sendiri pernah dengan AI ? Saya pernah baca di salah satu postingan seseorang tentang "PUNAH" katanya perkembangan di dunia itu sifatnya bukan linear (naik secara perlahan), tetapi secara exponential (menaik drastis) karena perkembang…

Dewi Sunartini12
AtomicEssay

AES011 Pertanyaan Diri #2

Melepas atau menerima ? Jika menerima itu mudah lalu mengapa ada orang yang tidak bisa menerima. Jika menerima itu sulit lantas apa yang menjadi sulitnya. Apakah karena proses menerimanya ataukah karena kita yang tidak mau menerima Mungkin tergantung dengan apa yang kita terima ya, jika sesuatu itu…

Dewi Sunartini52
AtomicEssay

AES010 Pertanyaan diri

Hari ini rasanya sedih sekali saat mendengar kata “ jangan menyalahkan kakinya, karena dia tidak salah” Setidaknya aku harus menerima dan berserah diri dengan keadaan saat ini, keadaan yang membuat aku menyalahi sendiri, dan terus bertanya kenapa aku sulit untuk bisa pulih. 3 minggu lamanya, aku pi…

Dewi Sunartini62