AtomicEssay

AES002 Kenapa diberi hamil diusia hampir 40 tahun?

Mediyanapenulis arsip2

Saya sudah dikaruniai sepasang anak laki-laki dan perempuan..mereka tumbuh sehat dan menjadi pribadi yang menyenangkan. Kehidupan berjalan normal..karir sedang bagus2nya..semua sedang nikmat2nya eh koq tiba2 HAMIL! 

Setelah adegan menangis dan tidak tahu harus bagaimana..akhirnya saya menjalani dengan pasrah. Kehamilan di usia 39 ternyata repot sekali..muntah 9 bulan, susah makan dan daya tahan tubuh menurun. kata dokter memang berbeda dengan kehamilan2 sebelumnya karena faktor usia...hmmm..

Setelah melahirkan dan menjalani kehidupan membesarkan si bungsu ini...akhirnya saya menyadari kenapa saya diberi hamil di usia 40. Jawabannya adalah : untuk menemani saya dan suami menjalani hari-hari disaat kakak2nya sudah dewasa. Si bungsu ini dengan segala keceriaannya..kelucuannya..memberikan warna baru di kehidupan kami..sehingga kami merasa bersyukur dengan karunia ini..

Percaya..Tuhan selalu punya rencana terbaik untuk kita...

Komentar (2)

Andy Sutioso

https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/6882/aes721-titipan-tuhan Selamat pagi. Saya punya tulisan yang selaras soal ini.

Mediyana

Selamat pagi..betul ini...terima kasih kak Andy

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1540 Sebuah Perayaan

Kenapa topik kematian menjadi sebuah hal yang paling jarang diperbincangkan dan menjadi semacam hal yang tabu? Saya tidak terlalu mengerti jika itu dikaitkan dengan semacam rambu-rambu dalam hubungan sosial, tapi jika saya menyelami pengalaman pribadi, terutama akhir-akhir ini saya sangat lekat dal…

joefelus40
AtomicEssay

AES873 Sepuh

Tulisan @joefelus belakangan ini memantik lagi satu topik yang sempat ingin dituliskan tapi teralihkan oleh hal lainnya. Beberapa tulisan Joe bercerita tentang ayahnya yang berbaring karena sakit dan karena usianya yang sudah lanjut. Beberapa tahun yang lalu, ibu mertua saya meninggal di usia 95 ta…

Andy Sutioso31
AtomicEssay

AES 1523 Mind, Body, And Soul

"I want to go." Katanya. "You may. And I will let you, but not like this. I want you to be healthy, happy, and enjoy your time as much as you can before you go in your sleep." Kata saya sambil menahan desakan emosi dari dalam dada. Dia mengangguk setuju, seberkas senyuman tersungging di bibir nya.…

joefelus35