AtomicEssay

AES002 Seperti Terlahir Kembali

meilanipenulis arsip2

Setelah melalui proses melahirkan dan menjadi seorang ibu, aku merasa terlahir kembali sekaligus kehilangan diriku sendiri. Persis seperti flamingo yang kehilangan warna cantiknya saat menyusui dan membesarkan anaknya yang berubah menjadi putih keabuan. Aku merasa seperti seseorang yang asing untuk diriku sendiri. Rasanya duniaku hanya untuk anakku, tidak ada lagi diriku yang dulu yang senang berdandan dan merawat diri. Seperti hilang sparksnya.

Pertanyaan mulai muncul, kenapa ya jadi gini? Ga apa-apa emang ya kalau aku mentingin diriku sendiri sedikit aja, apa aku egois ya? Pertanyaan itu terus bergumul dipikiranku dan tak langsung mendapat jawabannya. Disaat pandemi aku memulai hobiku kembali, dari mulai bermain sepatu roda di buqiet skatepark bersama teman-teman, melukis dan menggambar bersama anak dirumah, mencoba belajar gitar lewat youtube. Dan ternyata tanpa disadari berdampak positif untuk diriku. Aku mulai merasa nyaman dengan diriku, aku mulai percaya diri lagi rasanya seperti jatuh cinta pada diri sendiri dan mulai sayang sama diri sendiri. walaupun terlihat lebay tapi itu yang aku rasakan.

Rasanya aku ingin belajar banyak hal baru. Aku mencoba mengikuti beauty community dan mulai belajar makeup lagi. Ternyata pergi ke cafe sendirian dan minum segelas matcha rasanya menenangkan. Menonton film dan mendengarkan lagu kesukaan itu juga bagian dari me time. Membeli bunga untuk diri sendiri ternyata se indah itu rasanya. Mungkin dulu di benakku kalau bersyukur itu harus selalu dengan pencapaian besar, hal-hal yang dianggap mewah atau bisa membeli barang-barang mahal. Dengan pengalaman menjadi ibu ternyata mengubah cara pandangku akan banyak hal dan mulai mensyukuri hal-hal kecil yang terjadi di hidupku. Aku mulai menemukan warnaku kembali, Persis seperti flamingo yang warnanya mulai pink kembali.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES006 Si *Sayah

"Kalau kita bukan badan, bukan pikiran, apa esensi kedirian manusia seutuhnya?", jadi sebuah pertanyaan pemantik dalam ruang diskusi bersama Kakak-kakak di hari terakhir minggu perencaan semester 2 TP21. Pertanyaan tersebut beberapa kali juga hadir dalam diri saya sebagai individu dalam kurun waktu…

pungkypurwaranti20
AtomicEssay

AES815 WHO AM I?

Who Am I? Siapakah saya? Pernahkah kita betul-betul merenungkan hal ini? Kalau kita bicara tentang eksistensi manusia, tidakkah pertanyaan ini adalah pertanyaan yang terpenting? Sebelum lebih jauh, punten saya simpan satu video lagi di bawah ini. Tulisan-tulisan saya belakangan ini memang jadi repo…

Andy Sutioso11
AtomicEssay

AES509 Meminta AI Bikin Ikigai

Di bagian what you love masukan soal sifat politis makhluk manusia, zoon politicon. Pada bagian what you are good at masukan kemampuan menentukan posisi, choose the battle wisely. Lanjut bagian what the world need yang diisi dengan menerima realita alih-alih berkeras pada fakta, yang bergaya stoiki…

leoamurist11