AES004 Cerita di Ujung Senja
Saat ini saya sedang duduk sendiri di sebuah tempat. Sambil merasakan hembusan udara, perpaduan kipas di langit-langit dan udara bebas dari luar. Tiba-tiba teringat beberapa hal.
#1 Sudah lama saya membeli buku bertema menghargai diri sendiri. Tapi buku itu masih teronggok dan terselip di antara buku-buku lain. Belum muncul juga keinginan untuk membaca buku itu. Tapi kemarin subuh, tiba-tiba jemari ini merengkuh buku tersebut. Membuka satu persatu halaman. Seperti membawa kenangan di masa lalu, terendus harum dari tiap lembar kertas. Belum lagi suara kertas yang saling bergesekan. Srek.. srek.. Akhirnya saya coba membaca buku tersebut. Ternyata isi bukunya agak berbeda dari apa yang saya harapkan. Entah saya pun berharap apa. Meski begitu, saya menikmati waktu demi waktu membalikan tiap halaman.
#2 Jarak dari rumah saya ke Smipa cukup jauh. Sore ini pun ternyata cukup macet sehingga saya memutuskan untuk melipir ke suatu tempat yang hening agar bisa tetap produktif. Di sini lah saya terdampar. Di balkon sebuah cafe yang suasananya cukup hening dengan segelas minuman yang menemani. Juga terdengar suara lagu kesukaan saya dari pengeras suara meski ternyata terputus-putus karena koneksi yang mungkin kurang kuat.
#3 Saya sedang menyukai sebuah lagu. Lagu yang sebenarnya sudah dirilis beberapa tahun yang lalu. Judulnya Denting. Diciptakan oleh Melly Goeslaw dan dinyanyikan ulang oleh Petra Sihombing. Vibesnya terdengar seperti lagu alm Chrisye. Lagu itu saya putar ulang, terus-menerus. Membuat saya, humming hingga bernyanyi berulang kali. Secara tidak sadar, lagu ini membuat saya berlatih lagi bernyanyi. Tiba-tiba pun teringat teknik-teknik vokal yang dulu dipelajari saat kursus vokal.
Itulah 3 cerita yang saya ingat di sore hari ini. Keterhubungan episode-episode kehidupan itu memang magical. Saling terkoneksi antara satu sama lain. Kalaupun koneksinya belum ditemukan, mungkin belum waktunya. Lucunya lagi, bahkan setiap kejadian yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan dan rencana kita, memiliki maknanya tersendiri. Tergantung dari sudut pandang mana kita melihat sesuatu.
Komentar (1)
Makasih kak untuk cerita dari sepotong senja. Ditambahin gambar atuh kak... Biar lebih kebayang suasananya
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES936 Hidup adalah Udunan
TIdak ada peristiwa kebetulan, minggu lalu salah satu kakak bilang sama saya, kak Andy kapan kita ngobrol... Hmm, pikiran yang sama juga mampir dalam diri, bahwa memang sudah waktunya ngobrol dengan kakak ini. Nyambung ya... Akhirnya hari minggu kemarin kitapun jumpa setelah olahraga pagi - sambil…

AES 1540 Sebuah Perayaan
Kenapa topik kematian menjadi sebuah hal yang paling jarang diperbincangkan dan menjadi semacam hal yang tabu? Saya tidak terlalu mengerti jika itu dikaitkan dengan semacam rambu-rambu dalam hubungan sosial, tapi jika saya menyelami pengalaman pribadi, terutama akhir-akhir ini saya sangat lekat dal…
joefelus40
AES881 The Living Years : Bicara Lintas Generasi
Karena sedang banyak membicarakan tentang generasi, saya ingin menempatkan lagu ini di Ririungan. Lagu lawas yang dibawakan oleh grup musik Mike & The Mechanics. Judulnya The Living Years. Lagu yang masih kerap saya putar di playlist saya. Beberapa waktu lalu di tengah kemacetan lalu lintas, la…

