AtomicEssay

AES004 Emosi

Sanyapenulis arsip3

Kemarin kelasnya Sei mengadakan acara yang judulnya “Syukuran Tari Sajojo”.

Pagelaran pentas tari pasti seru apalagi kata Kakak semua idenya murni dari kawan Sajojo tanpa bantuan Kakak. Wajah-wajah gugup mengintip dari balik pintu menunggu giliran tampil. Pertama grup sedih, lanjut grup marah, kemudian grup takut dan terakhir grup senang. Berdurasi 2-3 menit pergrup, semua menampilkan tarian emosi dengan antusias walaupun diatas panggung ada yang senyum-senyum saat tarian sedih, menahan ketawa saat tarian marah, wajah gembira saat tarian takut, wajah bingung saat tarian senang. Hahahaha banyak penonton tertawa karena melihat kelucuan mereka akupun tertawa memang lucu sekali kawan-kawan Sajojo ini. Tapi menurutku pesannya tersampaikan, gerak tariannya sungguh menunjukkan ekspresi sesuai tema emosi yang diperankan. Mereka dapat mengungkapkan perasaan mereka lewat tarian. Hebat!

Anak sekecil itu sudah belajar memahami perasaan, seberapa penting sih mengenal emosi sampai perlu dikenalkan pada anak-anak?
Teringan masa preschool Sei juga diajarkan mengenal emosi dengan cara sederhana. Mengenalkan gambar orang dengan berbagai macam ekspresi wajah. Senyum, sedih dan marah.

Makin penasaran ya buat apa anak balita diajarkan mengenal emosi. Sepenting itukah?

Mari kenalan dengan 6 emosi dasar manusia:
Senang, sedih, marah, takut, terkejut dan jijik beserta keluarganya. Banyak ya..


Tak kenal maka tak sayang

Mengenal keluarga besar emosi membuat kita memahami perasaan yang sedang dirasakan. Merasakan emosi. Seringkali kita denial, menutupi, menghindari bahkan menahan mereka. Padahal jika mereka tervalidasi kita jadi lebih paham cara merespon dan bertindak sehingga kita dapat mengendalikan emosi bukan emosi yang mengendalikan kita. Begitu banyak penyakit mental yang akar masalahnya karena tidak tervalidasinya emosi. Semoga dengan paparan dini ini bisa membantu anak-anak lebih mengenal diri mereka.

Terima kasih kakak Ian dan Kak Mamat sudah mengenalkan emosi sedari dini pada kawan-kawan Sajojo! Love sekebon

Komentar (4)

Andy Sutioso

Wah terima kasih Sanya. Sayang saya ga bisa liat penampilan Sajojo. Ijin tag kak @matheusaribowo dan kak @ian

Sanya

Seru Kak penampilannya total bgt sampe rasanya kemarin mau perpisahan kelas padahal baru perpisahan tema

mmatheusaribowo

Yeay! Senang sekali menenami proses Kawan-kawan Sajojo mencipta dan mengolah gerak melalui proses merasa (ke dalam diri). Tapi jangan perpisahan dulu Bu Sanya, rapot juga belum kami buat. hehehe

Sanya

Iya nih Kak belum siap juga berpisah dengan Kak Mamat dan Kak Ian. Terlalu sayang buat perpisahan

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES006 Si *Sayah

"Kalau kita bukan badan, bukan pikiran, apa esensi kedirian manusia seutuhnya?", jadi sebuah pertanyaan pemantik dalam ruang diskusi bersama Kakak-kakak di hari terakhir minggu perencaan semester 2 TP21. Pertanyaan tersebut beberapa kali juga hadir dalam diri saya sebagai individu dalam kurun waktu…

pungkypurwaranti20
AtomicEssay

AES815 WHO AM I?

Who Am I? Siapakah saya? Pernahkah kita betul-betul merenungkan hal ini? Kalau kita bicara tentang eksistensi manusia, tidakkah pertanyaan ini adalah pertanyaan yang terpenting? Sebelum lebih jauh, punten saya simpan satu video lagi di bawah ini. Tulisan-tulisan saya belakangan ini memang jadi repo…

Andy Sutioso11
AtomicEssay

AES509 Meminta AI Bikin Ikigai

Di bagian what you love masukan soal sifat politis makhluk manusia, zoon politicon. Pada bagian what you are good at masukan kemampuan menentukan posisi, choose the battle wisely. Lanjut bagian what the world need yang diisi dengan menerima realita alih-alih berkeras pada fakta, yang bergaya stoiki…

leoamurist11