AES009 Yesus - Sananda

Disclaimer : Bila tulisan ini tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan anda, mohon anggap ini hanya cerita fiksi untuk menemani secangkir kopi.
Dalam dunia spiritual, Yesus dikenal juga dengan nama kosmik Sananda. Yang maknanya "Pembawa kebahagiaan Ilahi"
Ajaran utama Sananda / Yesus berorientasi pada kesadaran universal berupa kasih tanpa syarat dan tentang kesatuan segala sesuatu dengan Tuhan, Sang Pencipta, Gusti, atau dengan sebutan apapun kita menyebut NYA.
Ajaran ini sejalan dengan pemahaman Manunggaling Kawulo Gusti dalam spiritual Jawa. Wahdatul Wujud dalam Tasawuf Islam. Taoisme di China. Zen dan Shinto di Jepang. Jagat Alit Jagat Agung di Nusantara. Dan banyak ajaran spiritual di bumi memahami hal serupa.
" Aku dan Bapa adalah satu" adalah intisari ajaran Yesus yang menggambarkan tentang kesatuan segala sesuatu dengan The Creator It Self yang dalam bahasa Aram (Bahasa utama Yesus) disebut Abba (Bapa).
Yesus mengajarkan bahwa siapapun bisa mencapai kesadaran universal Kristus. Kesadaran yang bisa mengasihi segala sesuatu tanpa syarat, melampaui batasan agama, ras, suku, warna kulit, dll. Bahwa segenap keberadaan adalah "satu dengan Bapa", bahwa setiap orang adalah manifestasi / putra putri terkasih Tuhan. Bahwa segala sesuatu adalah manifestasi Ilahi.
Ini sejalan dengan penemuan dalam ilmu fisika quantum bahwa segala sesuatu di jagat ini saling terhubung dalam medan kuantum yang tunggal.
Namun, seperti banyak terjadi pada ajaran para pencerah yang datang kebumi, ajaran utama Yesus sendiri banyak membias dikemudian hari setelah kepergiannya karena variasi pemahaman dari para pengikutnya, kepentingan politik, ekonomi dll.
Namun bagi mereka yang terbuka kesadarannya mau membuka diri akan energi dan vibrasi dari kesadaran yang lebih tinggi, pasti secara alami akan dituntun oleh semesta.
Kata Bapa / Abba dalam bahasa Aram, digunakan untuk menggambarkan hubungan yang lebih jauh antara kita dengan Tuhan / Kesadaran Semesta yang bukan sekedar hubungan antara ciptaan dengan Sang Pencipta atau antara hamba dengan Tuannya, Bapa adalah simbolisasi bahwa kita semua sejatinya adalah "putra putri" Tuhan (kiasan untuk menggambarkan hubungan yang sangat erat seperti prinsip holographic universe dalam fisika kuantum), bahwa dalam diri kita dan segala sesuatu, ada unsur kesadaran semesta sebagai manifestasi Ilahi itu sendiri.
Namaste
(Bahasa Sanskerta, yang maknanya "Aku menghormati Ilahi yang ada didalam dirimu")
Komentar (1)
Rahayu
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 35 - Usada Sunda Part 3 / Ilmu Pengobatan Berbasis Alam
Dari lebih 900 tanaman obat yang disebut dalam Usada Sunda, hanya sekitar 40-50 jenis yang saya gunakan, dan sejauh ini sangat terasa manfaatnya bagi kesehatan saya dan keluarga. Ijinkan kiranya saya berbagi sedikit tentang beberapa bahan alam yang paling umum digunakan dalam Usada Sunda. Tulisan i…

AES 34 - Perang Dalam Kacamata Spiritual Part 2
Ketika kesadaran memecah mengalami diriNYA menjadi segala sesuatu (Big Bang), salah satu pengalaman yang dialami NYA adalah dualitas maskulin dan feminim. Kedua jenis dualitas itu, terpolarisasi (memecah lagi) menjadi segala sesuatu yang berpasangan (bukan bertentangan), diantaranya adalah kedamaia…

AES33 - Perang Dalam Kacamata Spiritual - Part1
Di banyak ajaran spiritual di dunia, 3 kekuatan alam : penciptaan, pemeliharaan, dan penghancuran sama sama diagungkan dan dimuliakan. Ketiganya, yang disimbolkan dengan berbagai istilah : Tri Purusa, Tri Tunggal, dll dipahami sebagai manifestasi kesadaran semesta yang dibutuhkan agar kehidupan ter…