AES01 Tentang Rasa Bersyukur

Seringkali kita berusaha untuk menerka apa yang akan terjadi di masa depan. Apakah kita akan pergi ke suatu tempat yang kita sukai? Atau seseorang akan datang kepada kita membawa kebahagiaan? Atau se-sederhana bertemu dengan pejalan kaki yang menyapa kita dengan senyum yang merekah. Masa depan bagi sebagian orang, merupakan sesuatu yang sangat menakutkan, tetapi juga sangat membuat kita penasaran. Terkadang, orang terlalu banyak memikirkan mengenai masa depan sehingga lupa akan apa yang terjadi pada mereka hari ini. Seperti perkataan Oogway kepada Po dalam film Kungfu Panda, "Yesterday is history, tomorrow is mistery, but today is a gift. That is why it is called present". Ya, hari esok adalah misteri bagi kita. Apa yang ada di depan kita nanti adalah hal yang belum tentu bagi kita. Namun, yang patut kita syukuri adalah hari yang kita jalani saat ini.
Mengulas kembali pertemuanku dengan teman-teman baru di Semi Palar. Pertemuan yang tidak kuduga akan membawaku sampai sejauh ini. Ruang Bengkel adalah saksi bisu pertemuan kita kala itu, dimana semua orang yang ada didalamnya mencari pola atau resonansi yang sama. Pertemuan yang membuatku menyadari bahwa mensyukuri atas apa yang telah terjadi merupakan sebuah bentuk penerimaan diri, ruang belajar serta ruang berekspresi. Mungkin kalau saja aku tidak menghiraukan pesan dari Teteh, maka semua yang terjadi hingga saat ini tidak akan terjadi padaku. Oleh karena itu, aku bersyukur atas apa yang telah hadir dalam hidupku. Memiliki teman baru yang tidak disangka-sangka akan membawamu menjadi seseorang yang menyadari bahwa rasa bersyukur merupakan hal yang sangat mahal dan belum tentu semua orang dapat merasakannya secara sadar.
Aku berharap, pertemuan ini tidak akan dibatasi oleh dinding yang sangat tinggi. Aku bersyukur bahwa Tuhan mempertemukan aku dengan mereka di tempat ini dan menggariskan takdir untukku untuk bertemu dengan mereka yang bersama-sama membawa misi untuk menjadi manusia yang bermanfaat tidak hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri. Aku bersyukur pada setiap orang yang datang kepadaku, baik yang membawa manfaat kepadaku atau memberiku pelajaran berharga. Aku bersyukur bahwa diriku perlahan sembuh dari rasa yang menghantuiku. Aku bersyukur bahwa aku ada di dunia ini.
Ada di Kompilasi:
Komentar (1)
Terima kasih atas postingan pertamanya kak Prima. Esai yang reflektif dan enak dibaca. Semoga berlanjut ke tulisan selanjutnya.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES001 Pengaruh Perbaikan Jalan di Tol Pasteur terhadap Mood dan Selera Humor di Pagi Hari
Lagi-lagi kejebak macet di luar tol Pasteur gara-gara ada perbaikan jalan. Ini sudah perbaikan jalan yang ke-7 kali—atau mungkin yang ke-8, saya lupa—dalam 3 bulan belakangan. Anak saya masuk sekolah pukul 07:45 WIB, kira-kira 15 menitan lagi, dan mobil kami baru masuk barisan paling belakang dalam…

aes 1: Fisch
Fisch adalah game yang ada di roblox. Di sana kita harus mancing ikan dan dapat kan ikan. Nanti ada white bar yang kita harus ikuti dengan garis kecil. Kalau sudah kalian bisa dapat ikan nya. Nanti kalian akan mancing terus agar dapat level. Sesudah itu nanti kalian boleh mancing semua ikan. Kalian…
AES001 A + I
Test.. check.. check 1.. 2.. 3.. ehem.. tulisan pertama di AES setelah bertahun-tahun Kak Andi memotivasi untuk nulis.. maafkan, Kak! Kebetulan saat ini sedang ada kerjaan yang membuat saya perlu lebih mendalami beragam kecerdasan buatan (AI) yang ada saat ini dan bagaimana mereka bekerja (ChatGPT,…



