AtomicEssay

AES014 Jejak Digital

Sanyapenulis arsip2

Sekarang serba viral. Kemajuan teknologi memang pisau bermata dua. Tidak sedikit tokoh yang sedang naik daun dikuliti habis-habisan karena terbongkar jejak digitalnya. Jejak digital ini seperti galeri terbuka. Siapapun boleh masuk dan menilai. Mungkin untuk creator nya sebagai wadah untuk berekspresi, untuk komentatornya sebagai wadah berpendapat. Baik buruknya tergantung situasi.

Jadi penasaran bagaimana jejak digitalku. Apakah memalukan juga? MySpace, Friendster dan Path sudah tidak ada padahal penasaran juga seperti apa aku dulu. Jejak digitalku tersisa di Facebook, Twitter dan Instagram yang masih relatif baru. Kadar memalukannya masih so-so lah.


Jejak digital untukku seperti membuka album dan diary lama. Merekam perjalananku mulai dari masa sekolah sampai sekarang. Kalau dilihat-lihat lucu juga aku pernah muda, pernah punya pemikiran seperti itu saat muda suka menulis tebak-tebakan receh, ngetwit asbun, flashback kejadian masa lalu, lihat foto orang dimasa lalu, melihat kembali mereka yang bersamaku saat timeline nya satu garis denganku lalu sekarang berjalan dijalannya masing-masing. Nostalgia. Jejak digitalku terpantau aman sepertinya dari dulu memang tidak hobi mengumpat, alay normal untuk seusia itu. Terima kasih diriku dimasa lalu sudah menyelamatkan wajahku saat ini.

Sekarang jejak digitalku bertambah berkat Ririungan ini. Mulai lelah dengan media sosial yang ramai kuberalih kesini, menulis jejak digitalku yang baru. Ada perasaan lain saat merekam pemikiranku disini. Ketenangan yang tidak didapatkan di media sosial lain. Menulis untuk diriku tanpa memedulikan tanggapan orang lain. Ada mindfulness disini, seperti pergi berkemah pergi dari kebisingan kota. Rasanya cocok untuk menaruh jejak yang baru sesuai dengan keadaanku saat ini.

Nanti pada saatnya, saat aku membaca tulisan-tulisanku terdahulu bisa menjadi bahan refleksi. Sudah sejauh mana aku berkembang menjadi diriku yang lebih baik.

Komentar (2)

Andy Sutioso

Duh senang sekali baca tulisan Sanya yang ini. Terutama 2 paragraf terakhir.

Sanya

Hehe terima kasih Kak sudah mendampingi umbi yang baru menetas ini

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES894 Berdiri di Atas Dusta

Menutup akhir tahun 2025 ini, saya ingin menuliskan ini. Bagaimana kita semua masyarakat dan bahkan peradaban hari ini dibangun dan berdiri di atas berbagai kebohongan belaka. Ini terjadi di seluruh dunia, di mana-mana di berbagai negara masyarakat melakukan demonstrasi. Silakan diperhatikan sendir…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES860 Antara Media Sosial dan Berkesadaran

Hari ini saya bekerja di rumah. Lagi mengolah berbagai itung-itungan, pengelolaan keuangan untuk di Semi Palar... Kalau sedang mengerjakan hal ini, saya lebih suka bekerja di rumah supaya bisa lebih fokus. Di sekolah memang banyak distraksi, karena selalu aja ada hal menarik di Rumah Belajar. Lagi…

Andy Sutioso11
AtomicEssay

AES#030 Algoritma Kehidupan

Sebenarnya esai yang kupersiapkan untuk AES#030 bukan ini, tapi dalam prosesnya ternyata aku agak tersendat dan mungkin ada sesuatu yang perlu aku dalami dulu sebelum bisa kutuangkan dalam tulisan. Esai ini merespon tulisan terbaru dari kak Andy yang berjudul Tak Paham (Lagi) Media Sosial. Menurut…

Murdeani40