AtomicEssay

AES017 Pancasila yang Sakti

Andy Sutiosopenulis arsip2

[repost dari Ning]

Tanggal 1 Juni adalah peringatan lahirnya Pancasila. Kalau dipahami betul apa yang ada di belakang simbol-simbol yang ditanamkan di dalam lambang Pancasila, ada banyak makna luar biasa yang dikandungnya. Perancangnya sendiri adalah Sultan Hamid II. Sosok yang tidak banyak disebut dalam khasanah sejarah Indonesia. Berbeda dengan tokoh proklamator Soekarno Hatta ataupun Rudolf W Supratman yang menggubah lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Tulisan ini lebih ingin membahas sila pertama Pancasila : Ketuhanan Yang Maha Esa. Bagi saya sila pertama ini adalah gambaran sangat jelas tentang spiritualitas para founding fathers bangsa ini. Terkait ranah ini memang ada lapisan spiritualitas dan religiusitas. Spiritualitas adalah lapis terdalam, sementara agama, religiusitas adalah berbagai jalan bagi umatnya untuk menuju Tuhan - agama, ada di lapisan luarnya. 

Karena agama-agama (dan kepercayaan lainnya) adalah jalan menuju Tuhan, tentunya agama adalah alat atau perangkatnya. Alat tentunya bukan tujuan, karenanya kalau kita terperangkap di perangkatnya sulit bagi kita untuk mencapai tujuannya… Mengamati berbagai fenomena di tengah masyarakat akhir-akhir ini di Indonesia, sepertinya masih banyak yang terperangkap di lapisan luarnya, banyak yang mabuk agama… Ibarat orang yang mabuk di perjalanan, sulit tentunya menemukan Tuhannya… Atau, kemungkinan lainnya mereka ini memang bukan mau mencari Tuhan dan tersesat, tapi tujuannya memang pengen mabuk-mabukan dan bikin kekacauan.

Kesaktian Pancasila menurut saya adalah bagaimana lambang negara kita ini bisa memayungi keberagaman bangsa kita ini. Di lapis pertama kita dapati keberagaman cara bangsa Indonesia untuk menemukan Tuhannya. Hal ini kemudian dibalut lagi dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ini juga pernyataan yang sangat spiritual karena keberagaman adalah hakikat alam semesta walaupun di baliknya segala sesuatu yang ada tidak bisa terpisahkan - sebuah kesatuan yang hakiki… 

Sore tadi, sebelum pulang, saya menengok ke dinding abu-abu di mana digantungkan lambang negara kita. Saya pribadi bangga ada lambang Garuda Pancasila yang menaungi sekolah kita dengan segala keberagaman yang ada dan hidup di dalamnya… 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES843 Mendapat Apresiasi 2

Tulisan receh pagi ini. Foto di bawah ini adalah foto saya yang terpilih oleh Pexels dan difiturkan (featured) di platform tersebut. Sudah ada beberapa foto saya yang terkurasi dan difiturkan. Kali Ini sedikit lebih menarik karena momentumnya. Email notifikasi saya terima sehari setelah saya postin…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES842 Menantikan 17+8 di tahun 2025

Hari ini hari yang bakalan bersejarah bagi bangsa dan negara Indonesia. Dalam lingkup yang sangat makro, siklus kesemestaan, ini juga akan jadi menarik apakah memang secara kolektif kita semua sebagai bangsa akan beralih ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi - seperti yang kita coba pahami akhir-a…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES841 Merangkai Doa untuk Indonesia

Setelah dua hari Semi Palar menjalani Pembelajaran Jarak Jauh, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan paska terjadinya rangkaian demonstrasi di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Bandung. Kota kita tercinta. Tulisan ini memang satu rangkaian dengan tulisan sebelumnya tentang burung Garuda y…

Andy Sutioso00