AES021 Relativitas Yang Relatif

Kemarin sore setelah selesai koordinasian dengan teman-teman kakak KPB obrolan berlanjut ke sana ke mari. Sambil ditemani angin sejuk yang berhembus di pendopo, semua topik kita coba garap dengan tidak sengaja. Berawal dari konsep pendidikan holistik sampai ke ranah politik. Satu topik yang menarik bagi saya adalah tentang relativitas. Walaupun kita tidak membahas relativitas secara teori fisikanya, tapi sebetulnya tetap bersinggungan.
Satu kelompok pada suatu masa pernah membuat klaim bahwa pemimpinnya tidak pernah salah karena dia punya darah keturunan yang sakral. Kelompok ini juga cukup keras ketika ada golongan atau individu yang tidak sejalan dengan mereka. Kejadian unik terjadi ketika tanpa disadari ada satu individu yang tidak sejalan dengan mereka dan sudah mereka blacklist namun ternyata individu ini adalah salah satu keturunan yang sakral namun ia menyembunyikannya.
Akhirnya muncul lah salah satu pernyataan dari kelompok ini bahwa tidak semua keturunan dari darah sakral itu selalu benar. Ternyata pernyataan ini malah memunculkan pernyataan lain dari golongan orang yang mendukung individu yang di blacklist ini. Mereka bilang kalau semua keturunan dari darah sakral tidak selalu benar seperti klaim terhadap individu yang kalian blacklist, sebetulnya bisa jadi pemimpin kalian juga salah. Semua berubah jadi relatif, konflik pun bisa jadi tidak akan pernah selesai karena relativitas ini. Bahkan relativitas itu sendiri bisa jadi sebenarnya relatif.
Gus Mus di salah satu puisinya pernah bertanya adakah yang lebih indah dari cinta dan kebenaran?
Menurutku untuk mencintai dan menemukan kebenaran sangatlah sulit, saking sulitnya ketika kita sudah temukan akan terasa begitu indah. Betulkah? Hanya Tuhan yang Maha Tahu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES015 Sehat & Holistik
Sebelum era COVID-19, saya teringat perihal kesehatan seakan-akan ada 3 kubu besar yang berbeda pendapat. Kubu pertama dari kalangan orang yang percaya sehat itu dikarenakan pola hidup dari makanan, olahraga, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan fisik atau jasmani. Kubu kedua percaya sehat it…
maulrest51
AES795 Sacred Geometry
Bagaimana keterkaitan matematika dengan kehidupan, dengan alam semesta, dengan penciptaan, dengan spiritualitas? Hal inilah sejauh yang kita alami tidak pernah dibahas atau dipelajari - setidaknya dikenalkan saat di berbagai ruang pendidikan. Saat ini pelajaran terkait angka dan logika dikenalkan l…

AES12 Sebuah Renungan tentang #Indonesiagelap dan #kaburajadulu
Akhir-akhir ini, negeri kita tercinta tengah dilanda hiruk-pikuk yang menciptakan kegelisahan di hati banyak orang. Tagar #Indonesiagelap dan #kaburajadulu menghiasi ruang digital, seolah menggambarkan suasana hati masyarakat yang semakin resah dan kelelahan menghadapi kenyataan pahit yang tak kunj…
Asa12