AES03 - Nadhira dan Keseruan di SD Kecil
Sejak bergabung di Smipa, ada tiga kegiatan yang berkesan buatku yang introvert ini.
Pertama, undangan sebagai narasumber di Kelompok Kecapi. Karena tema pertama mereka adalah alat musik, aku yang udah main angklung sejak SMP ini diajak untuk ngenalin alat musik tersebut ke Rerencangan Kecapi. Dari yang biasa main angklung ramean, tiba-tiba aku harus berdiri sendirian di depan 19 anak + 2 kakak dan 2 ortu lain (yang juga jadi narasumber). Panik, gempeur, tapi seru banget! Apalagi waktu anak-anak antusias pas diajak main angklung bareng.
Kedua, mengisi kelas menjahit di mabarga (main bareng keluarga) di tema dua. Itu juga seru banget, karena awalnya kami (para ortu) mau nyiapin alat dan bahan jadi Rerencangan Kecapi tinggal jait doang, ternyata sama kakak disuruh bikin sendiri from scratch. Menggambar sketsa di kertas, pindahin gambar ke kain flanel, menggunting, lalu menjahit. Meski nggak selesai, tapi mereka antusias nyoba menjahit sendiri!
Ketiga adalah kejadian hari ini, dimana aku tiba-tiba didaulat jadi pendongeng aplusan gantiin bu Vera yang mau nonton drama anak K8 karena anaknya pentas di jam yang sama dengan jam dongeng, sementara Belio dan suaminya mendongeng dua-duanya. Aku yang dateng buat mengamankan latihan bapak-bapak (ada suamiku juga yang mendongeng) dari rusuhan Ara (adiknya Aru) ternyata langsung ditunjuk buat gantiin bu Vera. Untungnya mereka mendongeng pake boneka tangan dan sembunyi di bawah meja. Jadi mukaku nggak keliatan. Hehe.
Tiga hal itu, mungkin adalah hal-hal yang nggak akan kulakukan kalo aku nggak bergabung dengan keluarga Semi Palar. Karena pada dasarnya aku nggak biasa ngomong di depan orang banyak, dan selalu muleeeesss kalo diliatin orang! Tapi semuanya yang berpartisipasi bareng sama aku selalu meyakinkan bahwa aku bisa. Mungkin, selain Aru yang belajar, aku juga belajar lagi untuk mengasah kepercayaan diri dan public speaking.
The real priceless moments in my life, dan aku menantikan momen-momen berikutnyaaaaa!
Komentar (4)
Terimakasih atas keterlibatannya Nadhira. Senang sekali membaca bahwa proses ini bermakna juga buat Nadhira
Aku yang berterima kasih sama Kak Andy, menghadirkan ruang belajar yang bukan hanya untuk anak tapi untuk kami orang tua juga. Terimakasih juga, udah menerima kami dengan tangan yang terbuka lebar, Kak
Bu Nad..hatur nuhun pissaaan ih sudah gercep bersedia menggantikan diriku. Seru kan jadi dapet pengalaman mendongeng di depan anak-anak? Di smipa mah yang introvert juga lama-lama bisa jadi extrovert da..hahaha...
Makasih Bu Fera, udh percaya sama aku wkwkwk. Ternyata Fera pake F bukan pake V, mohon dimaafkan kesalahan penulisan nama dan gelar (kayak di undangan kawinan )
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES04 - Nadhira dan Saung Ronce
Ada-ada aja lagi emang keseruan di Semi Palar tuh! Hari ini, selain nemenin bapa Reza yang ngisi mabarga permainan tradisional, dari kemarinan pas liat selebaran Saung Ronce di papan pengumuman depan co-op emang udah pengen banget ikutan bikin bag charm. Di pengumumannya, Saung Ronce mulai jam 9. D…
AES02 - Nadhira dan Percobaan Pertama Posting Lewat Ponsel
Wah, ternyata menulis blog seru juga. Apalagi abis dikasih like dan komen, apresiasi fisiknya dapet pin AES pula. Hehe. Aku berniat akan mengisi AES dengan judul "Nadhira dan...". Kalo ditanya kenapa, ya nggak kenapa-kenapa sih, biar kerasa hadir aja kalo dikasih di judul. Sebagai ibuk-ibuk dengan…
AES01 - Nadhira dan Festival Literasi Pertama di Semi Palar
Ini kali pertama sejak sejuta tahun yang lalu aku nulis blog. Terakhir kali, kayaknya waktu kuliah atau sekitaran tahun 2013-2014an. Sisanya menulis bebas nggak beraturan di mana aja. Sebenermya, niat menulis AES udah ada sejak workshop AES tahun lalu. Tapi karena tahun lalu belum jadi keluarga bes…


