AtomicEssay

AES030 Fire

yulitjahyadipenulis arsip2

'Hari ini aku bikin roti yah' 

'Haaaa?' sahut si bapak dengan nada kurang antusias.

'Ha..ha..hahaha' aku spontan tertawa, 'Ga anaknya, ga bapaknya sama aja, ga doyan kue atau roti buatan emaknya' lanjutku.

'Ya iyalah, lha wong eksperimen terus' sahut si bapak lagi...

Aku tertawa dan mengiyakan, memang sih, itu kenyataan banget. 

Dasarnya tipe vata memang mobile, selalu bergerak dan cenderung suka sesuatu yang berbeda. Cenderung tidak menyukai hal yang monoton jadi bisa terlihat kurang konsisten dan kurang stabil. 

Orang dengan tipe vata memang butuh menjalani satu rutinitas untuk menyeimbangkan karakternya itu. Ide-ide yang memang mudah bermunculan dari tipe ini bisa juga jadi jarang terwujud jika tak cukup api dalam dirinya.

Begitulah api dalam diri yang berarti effort atau action. Api adalah satu-satunya elemen yang tidak otomatis tersedia, dan butuh usaha untuk menghasilkannya. Perlu gesekan antara dua benda agar muncul percikan dan terciptalah api.

Api dalam diri juga bisa berarti fire of digestion, kecukupan api pencernaan itulah yang mampu mengubah makanan masuk menjadi zat berguna yang bisa dimanfaatkan oleh sel-sel tubuh. Api adalah energi yang mentransformasikan. 

Apapun karakternya, kita sendiri bisa menilai seberapa besar api itu menyala dalam diri. Seberapa mampu kita untuk memotivasi diri agar dapat melakukan suatu hal, dan melakukannya seturut kemampuan terbaik yang kita miliki?

Makanya, melakukan olahraga yang bersifat kardio itu seperti sebuah usaha untuk menyalakan api. Dengan melakukannya kita sedang berusaha mentransformasikan diri. Hasil yang terlihat seperti semangat yang menyala, bergairah dan optimis karena api adalah energi yang sifatnya mengarah ke atas, serta meningkatnya kemampuan diri, dengan adanya stamina yang lebih baik. Stamina yang menunjang terwujudnya sebuah ide menjadi kenyataan.

Mata adalah organ yang mewakili elemen api. Melihat ke arah luar, membandingkan apa yang terlihat dari orang lain dengan apa yang ada dipunyai juga bagaikan menyalakan api dalam diri. Menjadi lebih terpacu dalam berusaha, dan bisa jadi kompetitif. Bukan melulu sesuatu yang buruk selama disadari dan bisa mengendalikan apinya agar tak membakar diri sendiri. 

Di sinilah lalu aku menganggap kesadaran itu seperti mata yang mengarah ke dalam. Dengan memejamkan mata yang melihat ke luar berarti kita sedang melatih diri melihat ke arah dalam, menajamkan penglihatan ke arah dalam dan meningkatkan kesadaran yang juga akan berguna seperti api yang memotivasi diri dan memampukan. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES107 Konstelasi Bintang

Kemarin adalah kelas ketiga dan yang terakhir dari rangkaian kelas daring tentang Human Design. Semalam, sama seperti dua minggu sebelumnya, aku kembali terbangun tengah malam karena pikiranku yang begitu aktif. Selama tertidur, rupanya pikiranku membawa informasi barunya dan diolah di alam bawah s…

yulitjahyadi71
AtomicEssay

AES045 Jungkat Jungkit

Kedatangan 6 orang anggota keluarga membuat rumah yang biasanya sepi dan tenang, dua hari ini menjadi riuh rendah. Dua keponakan secara bergantian mewarnai pagi ini dengan situasi zoom anak TK. 'Selamat pagi Miss, selamat pagi teman-teman' dengan intonasi khas anak TK yang sama sejak aku pun masih…

yulitjahyadi21
AtomicEssay

AES024 Seeds of Thought

Kuklik tombol merah di layar telepon genggamku dengan tulisan 'Catatan' di bawahnya lalu di layar putih kosong kutuliskan kalimat pertamaku itu, dan selanjutnya...buntu... hahaha... Otakku sedang lelah berpikir, tak tahu mau menulis apa sekarang. Rasanya sudah terlalu banyak kata-kata berseliweran…

yulitjahyadi22