AES#033 Ruang untuk Melihat

Barusan Kido bertanya tentang suatu benda sambil menyodorkan bendanya di depan mataku. Tentu saja aku gak bisa melihatnya dg jelas. Bukan karena blur, tapi karena terlalu dekat. Aku baru bisa mengenali bentuknya ketika ia menarik tangannya sedikit menjauh. Memang penglihatan terjadi lewat mata. Tapi mata butuh jarak agar cahaya bisa memantul dengan tepat sehingga kita bisa melihat bentuk. Tanpa jarak, segalanya justru menjadi buram.
Hidup pun demikian, bukan? Ketika kita terlalu menempel dengan keinginan, emosi, atau masalah, kita malah nggak bisa melihat mereka dengan jernih. Kita begitu tenggelam hingga lupa bahwa kita bukanlah yang sedang kita alami. Kita mengira kita adalah marah itu, sedih itu, keinginan itu. Tapi ketika kita memberi jarak pada pengalaman itu, dan kita sadar bahwa kita bisa melihat mereka, bisa menyaksikan mereka, maka kita akan sadar bahwa kita bukanlah semua pengalaman itu.
Apa yang kau lihat pada sebuah lukisan ketika melihatnya dari jarak sangat dekat? Barangkali kita hanya akan melihat sapuan acak cat berwarna. Namun ketika kita mulai mundur pelan-pelan, maka gambar dan makna utuhnya mulai muncul. Langkah mundur ini dalam hidup bukannya benar-benar bergerak mundur, dan bukan artinya menyerah atau menjauh, tapi memberi jeda. Hening. Tidak langsung bereaksi otomatis. Saat jeda itulah kita menyadari ada ruang hening yang selalu diam, menyaksikan. Kadang hanya butuh satu napas sadar untuk masuk ke ruang hening itu.
Lain kali ketika kita mengalami pengalaman tertentu yang menimbulkan sensasi emosi, berhenti dulu jangan langsung bereaksi. Tanyakan pada diri, “Siapa yang sadar bahwa sedang ada pengalaman itu?” Tidak perlu mencari-cari jawabannya, karena memang tidak perlu dijawab. Pertanyaan itu untuk memantik kita untuk menyadari… bahwa kita sedang sadar. Untuk menggeser perhatian kita dari pengalaman menuju yang menyadari pengalaman itu.
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES#047 Ekspektasi atau Kontrol?
Ngobras#5 adalah Ngobras perdana yang membawakan topik khusus terkait parenting dan hidup berkesadaran di setiap sesinya. Di sesi yang diadakan tanggal 5 Februari 2026 ini, topiknya adalah tentang ekspektasi dalam pengasuhan. Topik ini dipilih oleh lebih banyak orangtua di WAG Ngobras (belum gabung…
Murdeani40
AES#046 Ngobras Yuk...
Sewaktu kak Andy menginisiasi forum untuk orangtua yang diberi nama Ngobras, aku sangat menyambut baik. Selaras dengan tema besar TP 21 ini yakni spiritualitas, menurutku parenting adalah salah satu praktiknya. Mungkin banyak dari kita yang ketika mendengar kata spiritualitas, yang muncul di kepala…
Murdeani60
AES#045 Membumikan Kesadaran
Bagi mereka yang sedang atau telah lama mengenal ranah spiritual, pasti sudah familiar dengan istilah “kesadaran”. Meskipun kadang masih ada saja miskom tentang istilah ini, namun rata2 paham apa yang ditunjuk olehnya. Namun bagi yang masih awam sama sekali, atau tidak tertarik dengan ranah spiritu…
Murdeani30