AtomicEssay

AES04 Refleksi

novitadm13penulis arsip2

Bertumbuh bukan perkara mudah. Setiap makhluk hidup akan bertumbuh. Cepat atau lambat. Besar atau kecil. Tinggi atau pendek. Bahkan ada yang baik atau buruk. Ya, sejatinya setiap proses bertumbuh tidak akan pernah sama. Manusia, hewan, tanaman sama-sama bertumbuh. Yang membedakan adalah manusia Tuhan lengkapi dengan akal dan hati nurani. Setiap individu juga memiliki proses bertumbuh yang tidak sama. Mereka punya waktu, cara, dan pengalamannya masing-masing. Sebenarnya kita bisa memilih akan seperti apa kita bertumbuh. Sebagian besar tentu ingin bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Apakah kriteria baik yang dimaksud? Baik untuk siapa? Diri sendiri atau orang lain? Saya pribadi merasa selama proses saya bertumbuh, selalu ingin menjadi orang yang baik untuk orang lain. Berguna dan bisa membantu sekitar. Tapi ternyata saya melupakan sesuatu yang penting.  Yaitu menjadi baik untuk diri sendiri.

Bukan sesuatu yang salah jika kita ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Tapi jangan sampai melukai diri sendiri. Berfokus pada oranglain membuat diri kita menyakiti diri kita sendiri. Menjadikan orang lain sebagai pusat kebahagiaan atau mengukur diri berdasarkan penilaian orang lain hanya akan membuat dirimu tidak sehat. Bukan hanya sakit secara fisik tapi juga mental. Penting untuk menghargai dirimu sendiri.

Banyak pelajaran bermakna selama hidup saya. Proses naik turunnya finansial keluarga, pindah tempat tinggal berkali-kali, dan tak punya waktu menikmati masa remaja karena situasi keluarga yang kurang ideal.  Tapi dari hal itu saya belajar bahwa itu membuat saya tegar dan tangguh seperti sekarang. Meski kadang terlalu kaku dan sering khawatir dalam menyikapi situasi. Banyak orang yang hadir dan pergi dalam perjalanan hidup saya. Orang-orang yang mengingatkan diri saya untuk selalu bersyukur dan lebih mencintai diri sendiri.  Kalau dulu merasa setiap hari penuh dengan target dan waktunya terbatas. Sekarang perlahan mulai lebih memperhatikan diri sendiri dengan hal-hal kecil. Misalnya mulai membiasakan diri cukup tidur setiap malam, meluangkan waktu untuk olahraga setiap minggu, dan menghibur diri dengan menonton film atau baca buku di kala senggang.

Sisihkan waktu untuk berhenti.

Sekedar berterima kasih pada raga.

Yang tak putus harap dan bertahan sampai hari ini.

Itulah salah satu kutipan dari buku nkcthi yang pernah saya baca dan selalu saya jadikan pengingat setiap harinya. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES848 Good Will Hunting : Shadow and Soul Mate

Malam kemarin saya menonton filem lama yang dibintangi dua aktor favorit saya, Robin Williams dan Matt Damon. Judul filemnya Good Will Hunting. Filem ini filem lama, dibuat tahun 1997. Pertama saya tonton sudah lama sekali, entah tahun berapa. Kemarin malam saya nonton lagi dengan apresiasi yang sa…

Andy Sutioso64
AtomicEssay

AES010 Pertanyaan diri

Hari ini rasanya sedih sekali saat mendengar kata “ jangan menyalahkan kakinya, karena dia tidak salah” Setidaknya aku harus menerima dan berserah diri dengan keadaan saat ini, keadaan yang membuat aku menyalahi sendiri, dan terus bertanya kenapa aku sulit untuk bisa pulih. 3 minggu lamanya, aku pi…

Dewi Sunartini62
AtomicEssay

AES 100 Sampai

Sampailah kita pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa, mengantarkan Kawan Marwas ke depan pintu gerbang petualangan dan jenjang baru, kelas 4. Tak lupa juga jenjang lain yang pernah bertualang bersama dan berbagi kegembiraan. Bersamaan dengan ini, berakhir pula masa bakti saya sebagai te…

matheusaribowo22