CATATAN PERJALANAN

AES05 Ngobrol

anaagustina08penulis arsip2

Rasanya nano nano bisa mengajar kembali di jenjang besar. Biasanya saya di jenjang kecil. Selama perjalanan saya mengajar di Smipa 12,5 tahun, saya banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman kecil usia 7 sampai 10 tahun. Saat diberi kesempatan mengajar teman-teman usia 11-12 tahun, saya senang. Saya merasa bisa banyak ngobrol tentang banyak hal. Sebetulnya di jenjang kecil pun metode yang saya gunakan kurang lebih sama, namun sensasi ngobrol dengan anak yang memasuki usia pre-teen itu aduhai sekali. Saya banyak sekali belajar untuk mengenali mereka (teman-teman Kecak), baik secara personal maupun secara kelompok. 

Berbekal pengalaman, saya datang ke mereka dengan percaya diri. Penuh energi. Hihi. Satu demi satu, saya dekati dengan sering mengajak ngobrol. Ngobrol apa pun. Dengan keterbukaan saya kepada mereka, membuat mereka pun terbuka kepada saya dan partner saya di kelas. Kebetulan mereka (teman-teman Kecak) ini adalah anak yang senang mengobrol. Jadi cocok. Hehe. Sebetulnya saya mengambil contoh yang dilakukan oleh Paulo Freire yang menyatakan bahwa kunci keberhasilan sebuah sistem pendidikan adalah dengan dialog. Dialog di sini menitikberatkan pada komunikasi yang dilakukan dua arah secara aktif. Berarti dua pihak, baik itu antara guru dengan murid, guru dengan guru, guru dengan orang tua, murid dengan orang tua, maupun murid dengan murid.  dorang tua  Tidak hanya salah satu yang menjadi sentral. Bagi saya pribadi, ngobrol ini menjadi kunci untuk anak percaya kepada kita (orang dewasa), bahwa kita bisa menjadi pendengar yang baik, teman yang baik dan teladan yang baik. 

Komentar (2)

Andy Sutioso

Waah nuhun ka Ana. Dah lama ga baca tulisan ka Ana. Kalimat penutupnya bagus banget ka Ana. Nuhun

anaagustina08

hihi nuhun @kak-andy selalu memberi stimulan untuk bisa menulis kembali. Rasanya memang banyak yang ingin ditulis, tapi ya begitulah lebih prioritaskan hal lain. hehe

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES04 Tidak perlu selalu terburu-buru berkejaran dengan waktu.

"Itu adalah Zahir," ungkap Kak Mamat. Aku belum mengerti betul arti makna kata itu. Yang aku tahu, Zahir didefinisikan sebagai sesuatu yang nyata atau jelas (Kata mbah google) hehe. Namun, aku memilih membiarkan diriku memproses maknanya perlahan-lahan. Setelah mendengar cerita kak Mamat tentang se…

Lulu21
AtomicEssay

AES936 Hidup adalah Udunan

TIdak ada peristiwa kebetulan, minggu lalu salah satu kakak bilang sama saya, kak Andy kapan kita ngobrol... Hmm, pikiran yang sama juga mampir dalam diri, bahwa memang sudah waktunya ngobrol dengan kakak ini. Nyambung ya... Akhirnya hari minggu kemarin kitapun jumpa setelah olahraga pagi - sambil…

Andy Sutioso31