AES057 Pencerita

Kembali lagi bersama 20.000 kata sehari bersama Sei. Cerita anak cerewet ini memang tidak ada habisnya. Selalu ada cerita baru setiap hari entah menceritakan perasaannya, keadaan di sekolah bahkan bercerita ngawur alias mendongeng.
Kebiasaan ini mungkin berawal dari rutin sekolahnya dulu yang berbasis montessori. Kurang paham betul tapi yang kuingat ada jadwal rutin kegiatan kelas, salah satunya planning time dan recall time. Intinya setiap anak diberi kesempatan merencanakan kegiatannya hari itu dan menceritakan kembali apa yang sudah mereka lakukan. Apakah tuntas sesuai rencana atau tidak, bila tidak mereka akan menceritakan tantangan atau alasan lain mengapa rencananya tidak berhasil dijalankan.
Berangkat dari sana, Sei terbiasa menceritakan kisahnya setiap hari. Apapun. Kami di rumah kemudian memasang telinga, menyimak dengan antusias karena diakhir cerita dia akan bertanya sesuatu tentang ceritanya tadi. Pertanyaan 5H1W kerap menjadi tantangan untuk kami menyimak dengan baik. Dia berlatih speaking, kami berlatih listening. Seperti ujian TOEFL setiap hari hahaha
Saat TK dia kerap memintaku merekam cerita karangannya. Durasinya sekitar 5-10 menit. Dengan suara imut-imut itu dia bercerita panjang lebar. Walaupun hanya rekaman ekspresi dan intonasi suaranya sangat lucu. Masih kusimpan rekaman-rekaman itu sampai sekarang untuk kenang-kenangan.
Tak heran sekarang dia makin mahir bercerita. Buku favoritnya saat ini, Na Willa. Menurutnya dia adalah Na Willa sesungguhnya. Anak berkepang dua yang duduk di bangku SD. Suka sekali dia dengan buku itu. Biasanya setelah membaca 1 cerita dia akan menceritakan kembali padaku dengan lengkap. A to Z. Belum lagi menggunakan gerak tubuh dan ekspresi wajah yang sesuai dengan ceritanya. Kalau sedang bercerita tentang nenek-nenek dia akan menirukan dari gestur hingga postur tubuhnya hahaha. Sepertinya dia punya bakat seni peran.
Dibalik kecerewetan yang tak terhingga itu menurutku banyak juga sisi positifnya. Kemampuan dia menyimak dan memahami lumayan bagus, ingatannya juga cukup kuat sehingga dapat membantunya belajar lebih baik.
Hari ini Sei akan cerita apa lagi ya..
Komentar (1)
Keren ini.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES868 Pesta Literasi
Tulisan ini agak terlambat munculnya. Terlambat karena memang belum bisa meluangkan waktu di tengah seminggu keriuhan Festival Literasi. Kemudian juga karena perlu waktu untuk mengendapkan berbagai proses dan pengalaman untuk bisa dituangkan ke dalam esai pendek. Berevolusi dari Festival Buku (Fest…

AES 1361 Kemampuan Literasi
Sepertinya pagi ini saya harus berusaha keras untuk berpikir jernih. Kurang istirahat semalam membuat sulit untuk konsentrasi dan memilih topik obrolan hari ini. Barusan saya memejamkan mata sejenak dan memberikan sedikit waktu agar tubuh saya dapat menjadi lebih segar. Semalam saya membaca sedikit…
joefelus12
AES754 Lagi, Mengapa Menulis?
Dalam rangka Festival Literasi 2025, kembali saya menulis soal ini. Sudah sering saya menulis soal ini. Mudah-mudahan tidak bosan. Saya sendiri tidak pernah bosan karena beberapa keyakinan saya soal menulis. Keyakinan ini bukan hanya hadir karena sekedar nyaho bahwa menulis itu penting, tapi juga d…
Andy Sutioso100