AtomicEssay

AES067 Percakapan Bermakna

yantisuryanii7penulis arsip2

Beberapa minggu ini, saya kerap bertemu dengan sahabat tanpa terencana. Pertemuan kami tak lama, namun ada percakapan panjang di sana. Saya kemudian teringat, sewaktu kecil saya dan keluarga selalu makan malam bersama.Jika Bapak atau ada anggota keluarga lain yang belum berkumpul, kami akan saling menunggu untuk bisa berdoa dan makan bersama. Di dalamnya selalu ada percakapan sederhana tentang hari-hari Mama, atau cerita Bapak tentang harinya. Tak panjang memang, tapi kehadiran kami masing-masing membawa percakapan panjang yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ada juga cerita kekesalan-kekesalan saya di hari itu, atau apapun yang membuat kami tertawa, terdiam, bahkan merasa kesal karena tak satu pendapat dengan yang lain. Dulu saya dan Kakak-kakak saya, kerap bosan karena harus menghentikan kegiatan malam kami agar bisa berkumpul dan makan bersama.Setelah dewasa, Kakak saya kerap memiliki kegiatannya sendiri di luar, dan tak ikut makan bersama. Begitupun dengan saya, tak jarang Mama dan Bapak hanya makan berdua saja. Namun kami merindukan ruang-ruang percakapan sederhana penuh makna itu. Kerap kami mengambil kesempatan untuk makan siang di rumah dan menikmati percakapan-percakapan di akhir pekan. Atau tak ingin melewatkan makan pagi bersama-sama dengan lebih tenang untuk bisa sekedar saling menyapa.

percakapan-percakapan sederhana ini menjadi percakapan bermakna untuk saya. Dan saya rasa ini menjadi penting, karena saya bisa tahu saat Mama saya tidak punya uang, Bapak harus bekerja lebih keras karena tertipu oleh temannya sendiri, Kakak saya gagal di sekolah yang ia mau, ataupun ketika Kakak perempuan saya bercerita hari bahagianya akan segera datang. Semua terekam di ingatan saya dengan sangat jelas, ada cerita bahagia, sedih, kesal, marah, kecewa, semua emosi ada di sana. Namun tak pernah ada perasaan benci dan kebohongan yang dibagikan di atas meja makan. Mama dan Bapak selalu mengajak kami untuk saling sayang, saling jaga, dan saling percaya. Tak pernah ada perintah untuk tidak berbohong, tapi rasa percaya yang dibagikan mengajarkan kami untuk tak mau menciptakan kebohongan. Tak ada perintah untuk tidak saling membenci, tapi rasa sayang yang selalu menyuar mengajarkan kami untuk saling mengasihi. Mama dan Bapak mengajarkan kami untuk menyadari hal-hal sederhana yang kerap terlupa dan memaknainya.

Percakapan-percakapan sederhana itu menjadi sangat bermakna untuk saya sekarang, terlebih setelah saya tak tinggal bersama dengan orang-orang terkasih saya. Ternyata percakapan-percakapan kecil penuh makna, sangat perlu untuk kita bisa saling mengenal dan saling terkait. Namun jaring-jaring rasa sayangnya bisa bertumbuh saat kita cukup rendah hati melihat percakapan sesederhana apapun penting untuk kita yang ada di dalam percakapannya dengan kejujuran.

Komentar (2)

Andy Sutioso

Terima kasih kak Yanti, postingnya sangat menyentuh. Mengingatkan pentingnya pertemuan-pertemuan kecil yang sarat rasa.

yantisuryanii7

dengan senang hati, Kak. Terima kasih juga untuk semangat menulisnya, Kak

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1540 Sebuah Perayaan

Kenapa topik kematian menjadi sebuah hal yang paling jarang diperbincangkan dan menjadi semacam hal yang tabu? Saya tidak terlalu mengerti jika itu dikaitkan dengan semacam rambu-rambu dalam hubungan sosial, tapi jika saya menyelami pengalaman pribadi, terutama akhir-akhir ini saya sangat lekat dal…

joefelus40
AtomicEssay

AES 001 Catatan (calon) Nenek Buyut

"Palingan juga ga ada yang baca" kalimat sederhana yang disampaikan Kak Andy ketika Pertemuan Ortu di sesi info Feslit dan ajakan nulis di AES. Sederhana, tapi cepleng meruntuhkan segala kegalauan dan pressure of being seen. Ada banyak ide di kepala, ada banyak narasi yg butuh outlet. Ketika direnu…

Lei42
AtomicEssay

AES835 Seperti Keluarga

Entah karena namanya Rumah Belajar, perasaan bahwa tempat ini adalah rumah, dan warganya adalah keluarga sangat terasa setidaknya buat saya. Walaupun begitu, saya amati juga bahwa hal yang sama sepertinya dirasakan juga oleh banyak warga Smipa yang lainnya. Ada perasaan kedekatan dan kebersamaan ya…

Andy Sutioso00