AES070 Ngopi Sore Smipa

[repost dari Ning]
Sebelum pandemi, kakak2 smipa punya semacam tradisi yang namanya Ngopi Sore Smipa. Saat koordinasi mingguan, kami mengundi sebuah voucher untuk seorang kakak mengajak (traktir) kakak2 lainnya ngopi sore di suatu tempat. Syaratnya hanya satu, ngajak teman ngopinya harus kakak2 yang jarang ketemu atau berinteraksi. Bisa jadi kakak dari jenjang lain, atau teman-teman dari Tim Mujaer atau dari Tim LingKung.
Tujuannya apa ya membangun koneksi. Ngobrolin apa aja di luar urusan pekerjaan / sekolah. Berjalan beberapa tahun, ngopi sore memang jadi sesuatu yang penting di Semi Palar. Koneksi - memang sesuatu yang penting di Smipa. Bagaimanapun, Semi Palar adalah Rumah - bukan sekedar sekolah atau tempat kerja seperti tempat lainnya, selain ada tanggung jawab formal sebagai tim Smipa, tapi juga secara relasi satu sama lain secara personal. Di luar itu, kakak2 punya peluang untuk berinteraksi juga saat jalan bareng di Klab Jelajah Bandung, kadang juga gowes bareng atau lainnya.
Sejak pandemi, hal-hal ini memang hilang. Kita juga sulit sekali bertemu secara langsung. Sudah setahun lebih situasi ini berlangsung - dan entah akan berlangsung sampai kapan. Mungkin ada yang bertanya, kok ga ketemuan aja Online? Ya itulah, mungkin terasa juga kita cukup lelah berada di depan layar. Sejak pagi, koordinasi dan lainnya dilaksanakan di depan layar. Kumpul nyantai apakah mesti di depan layar juga?
Tapi sepertinya kita mesti berdamai dengan situasi. Apapun situasinya koneksi antar kita sebagai tim tetap penting. Di evaluasi kemarin, muncul lagi usulan untuk kumpul2 ngobrol informal, bincang santai, ngomongin yang receh walaupun secara online. Sore tadi, di awal TP17, seusai menggulirkan hari-hari pertama pembelajaran kita kumpul lagi di depan layar... Judulnya tetap Ngopi Sore. Silakan seduh kopi sendiri2 di rumah. Kitapun tadi kumpul dan saling menyapa dan berbagi cerita - seperti lewat esai-esai ini juga. Lewat hal-hal ini kita jadinya lebih terkoneksi. Terima kasih teknologi. Bayangkan kalau kita masuk situasi pandemi dalam situasi Internet belum ditemukan. Lalu apa jadinya?
Jadi toh ada hal-hal yang harus disyukuri. Walaupun di balik layar, senyum dan tawa teman-teman kita adalah tetap rasa bahagia... Dan sore tadi kita menemukannya lagi. Terima kasih kakak2 smipa. Buat yang tadi belum bisa bergabung, ditunggu di kesempatan berikutnya. Salam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES340 Ngariung Tim Smipa
Hari Bumi, 22 April 2022 jadi hari istimewa buat Semi Palar karena setelah dua tahun tidak berkesempatan untuk ngariung, ngumpul bersama secara lengkap, d hari terakhir sebelum libur lebaran tahun ini bisa punya kesempatan lagi untuk berkumpul dalam kegiatan Buka Bersama Smipa. Kesempatan ini cukup…

AES039 Kerja Kolaboratif yang Holistik
Hari-hari belakangan ini saya banyak sekali mengerjakan hal-hal yang dikerjakan bersama. Kerja kolaboratif. Rapot Smipa salah satunya. Buku Cahaya Bintangku yang harus kita terbitkan satu semester sekali sangat kental kerja kolaboratifnya. Saat ini dalam situasi pandemi kita bekerja jarak jauh mula…

AES54 Judulnya "Jeli dan Peka"
2 jam siang menuju sore tadi sangat produktif dan memberi saya ruang untuk berfikir dan menyusun kepingan-kepingan Pendidikan Holistik yang masih belum sempurna. Merasa diingatkan kembali pada beberapa bulan yang lalu ketika diberi kesempatan kuliah kilat bersama Kak Lyn, tentang proses penuangan d…

