AES09 kim

Kali ini ingin bercerita tentang pengalaman masa kecil. Meski sudah beda jaman, mudah-mudahan intinya masih bisa diambil dan diaplikasi. Dulu tidak banyak ragam kegiatan luar sekolah yang bisa diikuti. Ikut pramuka jadi highligth masa kecilku. Banyak nilai, ketrampilan dan kegiatan yang aku dapat. Salah satu permainan favorit saat latihan adalah Kim. Selalu dinanti, dan ga pernah bosan sepertinya. Mungkin karena memang suka, mungkin juga karena kemasannya ga pernah sama. Kalau diingat-ingat, kreatif banget kakak-kakak pembina aku mengembangkan dan mengemasnya. Mulai jenjang Siaga yang dikemas sebagai bagian dari petualangan saat berlatih, sampai jenjang Penggalang yang benar-benar jadi sarana melatih daya amat dan daya ingat.
Permainan Kim dibuat oleh Rudyard Kipling, sebagai permainan yang dilakukan oleh tokoh utama dalam novelnya yang berjudul Kim. Kim (Kimball O’Hara) seorang remaja yang dilatih secara rahasia untuk menjadi mata-mata di sebuah toko perhiasan. Pemilik toko yang juga terlibat dalam spionase untuk melawan Rusia, menyodorkan baki berisi hingga 15 batu permata yang berbeda-beda. Ia meminta Kim dan pelayan toko lain untuk mengamati baik-baik, hingga yakin sudah dapat mengingat semuanya. Lalu menutup dengan kain dan meminta mereka untuk menuliskannya pada sehelai kertas. Mereka terus mengulang permainan tersebut, tak hanya dengan perhiasan, tapi juga dengan objek-objek yang tidak biasa, atau potret orang. “Do it many times over till it is done perfectly, fot it is worth doing.” kata Lurgan sang pemilik toko. Baden Powell kemudian mengadaptasi permainan ini untuk kepanduan. Korps Marinir Amerika juga menyertakan permainan ini dalam pelatihan untuk penembak jitu mereka.
Permainan ini membangun berbagai kemampuan. Bisa dibuat spesifik dengan menggunakan objek-objek khusus yang dikaitkan dengan 1 topik, 1 cerita, atau dibuat sangat sederhana dengan menggunakan objek yang ada di sekitar. Memulai dengan sebuah cerita dapat membantu anak untuk mengoneksikan objek yang harus dia ingat dengan cerita tersebut. Masih teringat bagaimana aku sudah merasa mulai deg-degan saat kakak pembina mulai bercerita. Aku bersemangat dan menebak-nebak dalam hati, apa yang perlu kami lakukan setelah ini. Bahkan waktu itu terasa semakin menarik saat dirangkai dalam satu petualangan. Mendapat pesan rahasia (sandi) yang perlu kami pecahkan dulu, biasanya berisi tempat yang harus kami tuju dan barang yang harus kami bawa. Ketika tiba, kami harus mencari tahu apa yang perlu kami lakukan, misalnya bertanya pada orang yang ada di situ untuk mendapat petunjuk selanjutnya. Pernah kami mendapat pesan untuk mencari sebuah ruang dengan ciri-ciri tertentu. Tidak sulit tentunya karena ruang-ruang di tempat berlatih sudah kami kenali baik. Setiba di depan ruang tersebut, seorang kakak meminta kami untuk masuk bergiliran tanpa bersuara, memperhatikan dan mengingat benda-benda yang ada di meja. Setelah waktu habis, kakak meminta kami keluar ruangan dan menuliskan benda-benda yang kami lihat pada selembar kertas. Penasaran sekali bila belum bisa menuliskan lengkap. Suasana berpetualang saat itu tentunya berpengaruh pada usaha kami menyelesaikan tantangan demi tantangan. Salah satu pengalaman masa kecil yang menyenangkan =)
Terakhir bermain Kim beberapa bulan lalu, ketika berkesempatan jeda di ruang terbuka bersama kakak-kakak jenjang kecil. Masih seru meski tanpa persiapan khusus :)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES82 stasiun tabebuya
Hari cerah, separuh jumlah teman Gatrik dan kedua kakak membuka hari pertama bertemu di tahun ajaran ini dengan waktu hening di lapang rumput. Mereka duduk tenang di tengah udara segar ruang terbuka, di hamparan rumput hijau. Disambung doa dan obrolan pagi. Senang sekali bisa melihat interaksi lang…

AES19 blue print
Ibarat mempersiapkan suatu perjalanan untuk berpetualang seru, proses perencanaan selalu menyenangkan. Membuka peta, mencari kemungkinan jalur yang paling tepat untuk ditempuh di perjalanan kali ini. Titik-titik perhentian untuk disinggahi yang menarik bagi teman-teman kecil yang akan berjalan bers…

AES07 SKM + love doing it
Belum lama sepertinya bersorak, menarik nafas lega untuk satu tahun ajaran yang sudah terjalani. Tak terasa sudah tinggal beberapa hari lagi, siklus satu tahun ajaran akan kembali dimulai. Kali ini yang ke-17 untuk Smipa. Yeeaaa Sweet Seventeen =) Kalau manusia, secara resmi sudah masuk usia dewasa…
