AES095 Tulisan Kita adalah Cerminan Diri Kita

Okee, nyambung lagi sama tulisan saya sebelumnya, yang membahas tentang literasi. Gerakan Literasi (membaca dan menulis) sudah menjadi cita-cita kami di Semi Palar sejak lama... Berbagai ikhtiar sudah dicoba dan tidak kunjung berhasil. Kenapa keukeuh, karena kami yakin kemampuan literasi ini sangat penting. Dasar dari berbagai kemampuan belajar adalah keterampilan literasi. Saya pikir ini juga salah satu yang membedakan manusia dari spesies lainnya - dan menjadikan manusia spesies paling dominan saat ini.
Dari sisi lain kita juga tau bahwa banyak orang yang keterampilan literasinya kurang baik banyak jadi korban hoax dan informasi yang begitu membanjiri keseharian kita. Banjirnya informasi memang tidak bisa dihindari begitu kita menggenggam gawai di tangan kita. Tanpa diminta, informasi terus masuk dan membanjiri alam pikir kita. Keterampilan Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis... Tapi juga tentang mengolah dan mencerna informasi. Kita tahu juga di Indonesia, rendahnya keterampilan literasi di masyarakat membuat masyarakat sangat rentan, mudah dipengaruhi dan diprovokasi. Dimanfaatkan oleh berbagai kepentingan yang ada, apakah itu untuk kepentingan politik, ekonomi atau lainnya.
Keterampilan literasi memberikan kita kemampuan untuk berselancar di atas banjirnya informasi yang ada. Tidak terbawa arus, dan kita bisa mengendalikan ke mana kita mau bergerak... Artinya, keterampilan literasi memberikan kita kemampuan untuk mengendalikan arah hidup kita.
Dari sini, melalui Atomic Essay Smipa kita juga bisa belajar bahwa proses membaca dan menulis adalah proses reflektif yang membantu kita untuk menjadi diri kita sendiri. Setelah berusaha konsisten untuk menulis setiap hari selama lebih dari 3 bulan, akhirnya kita terkondisikan untuk betul-betul jujur dan menjadi diri sendiri dalam tulisan-tulisan kita. Terlampau melelahkan untuk berusaha menampilkan diri seperti orang lain setelah durasi yang sedemikian panjang. Singkat kata, Atomic Essay ini anti pencitraan. Coba saja perhatikan tulisan teman-teman yang sudah cukup konsisten menulis. Saat lagi galau ya muncullah kegalauan. Saat lagi bahagia, terbaca juga kebahagiaannya. Saat sedang banyak berpikir, mungkin pemikiran-pemikiran itulah yang akan muncul...
Dengan konsisten menulis, apa yang kita tuangkan dalam kata-kata akan menggambarkan diri kita secara otentik. Itulah kenapa penulis-penulis besar bisa kita lihat dengan jelas individualitasnya. Tulisan mereka itu ya gambaran diri mereka sendiri - seperti halnya tulisan kita adalah gambaran diri kita sendiri. Kalau kita mengisi diri kita dengan hal-hal baik, hal-hal itulah yang akan muncul dalam tulisan-tulisan kita. Kalau kita orang yang optimistis, maka tulisan kita akan menggambarkan optimisme kita itu.
Luar biasa ya proses literasi ini... Orang hanya akan jadi penulis besar kalau dia menjadi dirinya sendiri... Otentisitas itulah yang kita baca dan kita beli... Orang hanya akan jadi penulis besar kalau dia menjadi dirinya sendiri... Saya menggandrungi tulisan Paulo Coelho karena hanya ada satu orang seperti dia dengan pemikiran-pemikiran dan segala imajinasinya...
Tapi di sisi lain, karena tulisan kita ibarat cermin, hal ini jugalah yang mungkin jadi mengerikan bagi sebagian dari kita. Karena kita harus melihat diri kita apa adanya. Hal-hal baik, tapi juga segala kekurangan diri kita. Tapi bagaimanapun, tulisan kita membantu kita untuk menjadi jujur terutama bagi kita sendiri. Jadi ya... mari menulis - karena kita paham bahwa proses belajar - setidaknya di Semi Palar - adalah proses penemuan diri. Dan menulis akan membantu kita menemukan, mengenali diri kita sendiri, apa adanya... Jadi ya itu tadi, membaca, menulis... itu penting banget di Semi Palar. Salam.
Komentar (3)
Setuju, Kak Andy. Di AES ini tidak ada pencitraan.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES618 Time Bender
Buat yang pernah nonton filem Avatar, mungkin kenal dengan kata-kata yang mirip dengan kata-kata di atas ini. Avatar itu cerita yang menarik karena dikisahkan ada manusia yang punya kelebihan tertentu mengontrol 5 elemen dasar kehidupan. Salah satunya tokohnya adalah The Legend of Aang, The Last Ai…

AES597 Percaya Diri
Percaya Diri. Sering disebut-sebut. Tapi kita tahu ini bukan hal yang mudah. Contoh sederhananya, sangat sulit menemukan orang yang bersedia, pede maju untuk memimpin sesuatu. Sesederhana memimpin doa atau terlebih dahulu melakukan sesuatu. Atau, dalam konteks ruang penulisan ini bagimana kita bisa…

AES291 Menyusun Buku-buku AES
Sejak sepuluh bulan yang lalu sekitar bulan Mei, beberapa penulis mulai dengan Atomic Essay Smipa. Selama beberapa bulan setelahnya kita bersama terus berusaha menjaga konsistensi dan disiplin, beberapa berhasil mencapai angka ratusan, beberapa lagi berhasil menulis non-stop setiap hari sampai hari…

