AES10 Enerji dan Diri

Hari ini saya berkesempatan untuk mengenal dan belajar tentang 'Literasi Diri', bersama teman-teman Semipalar. Suatu anugerah yang luar biasa yang sepertinya pembahasan ini tidak pernah terkhusus dibahas dimanapun, namun maknanya sangat mendalam dan berarti. Poin yang paling utama adalah Enerji, saya sadar betul bahwa enerji ini sangat memengaruhi segala perjalanan kehidupan. Senang, sedih, dan marah memengaruhi pola pikir kita.
Karena itu bagi saya, berusaha untuk menanamkan enerji yang baik dalam diri. Yakin ketika itu baik menurut kita, maka semesta, badan, pikiran, dan lingkungan terdekat kita pun akan merasakan kebaikan enerji itu. Dari literasi diri kita akan kenal dengan diri kita, menemukan diri kita, dan bagaimana kita dapat mengenal diri kita. Pertanyaannya, apakah selama ini kita sudah kenal dengan diri kita?....Apakah kita tahu tentang kelemahan dan kekuatan kita? Dan apa yang kita kira dan kita tahu tentang diri sendiri itu lantas terbukti atau sesuai dengan kenyataan?.... Atau jika kelebihan, apakah orang lain juga mengakuinya? Atau sebaliknya?....
Semakin mendekati jarak antara kenyataan dengan apa yang kita asumsikan tentang diri kita, itu berarti baik karena kita mengenal diri sendiri. Begitu pula sebaliknya. Semakin jauh jarak antara kenyatan dengan apa yang kita perkirakan tentang diri sendiri, artinya buruk sekali pengenalan diri kita. Aaarhhhh terkadang, yang dirasakan itu hanya perasaan kita dari bisikan-bisikan luar saja. Yang seharusnya kita tahu itu adalah bukan diri kita. Terkadang bisikan-bisikan dari luar itu membuat dan memancing sisi-sisi emosi diri kita. Yang akhirnya saya tahu, bahwa emosi ini sangat memengaruhi enerji dalam diri kita. Ketika terlalu banyak bisikan dari luar, ini akan memancing emosi yang membuat saya marah, sedih, bahkan nangis senangis-nangisnya. Dan hal tersebut dapat memengaruhi enerji diri saya yang juga akan terserap oleh lingkungan sekitar kita. Lalu siapa yang lelah?..... ya tentu pasti diri kita sendiri....
Lalu agar hal tersebut tidak terjadi, bagaimana caranya?... Bagaimana cara mengelolanya?...
Kembali lagi, kenali diri, kelola diri, hening atau ambillah jeda. Percayalah, apa yang kamu dengar itu bukan sebenarnya yang ada dalam diri kita. Itu adalah luar diri kita. Jika kita mampu seperti itu, badan, pikiran, emosi, dan enerji kita kan baik-baik saja. Yuuukkk.. belajar lebih dalam kenali diri kita. :)
Terima kasih teman-teman
Tesa
26032022
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES10 "Dunia gak ada seni, gimana ya?..."
"Dunia gak ada seni, gimana ya?" Tanya Livi. Waahh rasanya sudah terlalu lama saya tidak menulis dan berbagi tulisan disini. Berawal dari Livi yang berkali-kali bertanya dan berbagi banyak hal, sejenak terpikir mengapa tidak berbagi cerita saja disini. Siapa tahu bisa sedikit mebantu dan menggenapi…
AES13 Membuat Diri Menjadi Positif
Membuat diri menjadi positif…. Setelah Hari belajar kemarin menggenapi tentang Literasi diri, dan semakin dalam mengenal waktu hening dengan teratur meski waktunya hanya 10-15 menit, ingin rasanya berbagi cerita untuk catatan diri sendiri dan mungkin bermanfaat bagi orang yang kelak akan membacanya…
AES12 Belajar Tanpa Batas
BELAJAR TANPA BATAS Manusia merupakan satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna. Dikatakan sempurna karena dibekali akal dan hawa nafsu. Ia merupakan makhluk yang haus akan pengetahuan. Ia merupakan makhluk yang selalu penasaran dan ingin tahu. Dari rasa penasaran dan keingintahuan itulah se…


