AES107 The Pain of Marie Colette Pt.6
Keempat kawan menjalani pelatihan senapan api, menggunakan senapan Falker-MR-51, senapan yang hanya disesuaikan untuk orang dewasa, Strauss, Marcel dan Edward mempunyai pengalaman dalam senjata api, terutamanya dalam mengoperasikan senjata api, ketiga teman-teman Marie dapat menggunakan senjatanya dengan begitu santai, meskipun ada beberapa kesulitan dalam kenyamanan penggunaan senapannya, Marcel dapat menembak dengan cukup akurat, dan cukup fleksibel saat berganti dari mode senapan ke mode peluncur roket, sama seperti Strauss dan Edward, keduanya cukup paham, dapat beradaptasi dengan senapannya cukup cepat. Kabar buruk untuk Marie, ia hanya seorang remaja, badannya yang ramping dan pendek tidak memudahkan Marie untuk menggunakan senapan Falker, di awalnya Marie dipaksa untuk menggunakan senapan ini, menembaknya sambil berdiri, Marie tidak dapat menahan “recoil”, senapan ini cukup berat, Marie tidak dapat berdiri dengan cukup stabil, sehingga saat menembak target, hanya sedikit target terkenai.
Marie tidak bisa menggunakan senapan Falker dengan cukup efektif, sehingga Marie diminta hanya menggunakan pistol saja, tetapi salah satu “drill sergeant” memaksa Marie untuk menggunakan kedua senjata ini, senapan Marie diambil dan dibawa ke salah satu teknisi senjata api di markas, senjata Marie dimodifikasi, diberikan “stock” yang lebih ringan, menggunakan komposit plastik, “handguard” diganti menggunakan jenis yang lebih ringan, dari komposit “fiberglass” dan “graphite”, senjata menjadi lebih ringan, memudahkan Marie untuk mengangkatnya, sedangkan untuk masalah “recoil” Marie diberikan sebuah bipod dan sebuah “foregrip” saat perlu menembak dan bergerak secara bersamaan.
Sebelum senapan Marie dimodifikasi, Marie sebenarnya mau memprotes dan memberikan “excuse” agar Marie hanya menggunakan pistol, awalnya beralasan karena senapan yang berat dan badan Marie yang kecil. Tetapi setelah senapan Marie dimodifikasi, Marie tidak dapat berkata-kata, dengan begitu cepatnya semua alasan Marie langsung jatuh, tidak dapat berkata-kata, pasrah sehingga terpaksa menggunakan senapan tersebut tanpa alasan lebih lanjut.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00