AtomicEssay

AES109 Mendengar Suara

Sanyapenulis arsip3

Senin lalu secara tidak sengaja beberapa orang tua murid menjadi pengisi suara, bagian dari acara pojok dongeng gagasan pak Mo dan bu Firly. Acaranya diadakan di Perpus yang disulap menjadi studio rekaman dengan properti dadakan tapi alatnya tentu saja oke punya. Masuk kesana seperti sedang mengikuti audisi pengisi suara iklan pepsodent! Wah menarik ya.

Dongeng sederhana berisi alinea pendek, satu orang hanya mengisi 2-3 baris kalimat. Mencoba hal baru membuatku semangat sedikit cemas. Akhirnya giliranku tiba! Kugunakan headphone yang menyambung dengan microphone kecil. Suara pak Mo terdengar jelas tanpa noise. Sekarang giliranku membacakan narasinya. Jujur rasanya tidak nyaman mendengar suaraku sendiri di keheningan. Tanpa noise atau suara apapun aku hanya dapat mendengar suaraku sendiri beberapa milidetik setelah aku berbicara. Aneh aku tidak suka.

Berapa sering kita mendengar suara sendiri seperti itu? Lewat rekaman video biasanya, namun suara pada video tidak murni suara sendiri suaranya bercampur dengan suara lainnya. Suara orang lain, suara sekitar kita, surprisingly ini menjadi keberisikan yang ternyata menenangkan. Seolah mengaburkan suara sendiri, berpura tidak mendengar berlindung dibalik kegaduhan.

Bermonolog dengan diri seperti membaca tanpa suara, mendengar suara sendiri menjadi terasa asing. Mulai sekarang tolong dengarkan suaramu sendiri. Awalnya memang tidak nyaman dan membuat gelisah namun perlahan akan menjadi lebih mudah. Dengarkan suaramu sendiri.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES112 Mandala Perpisahan

Pekan literasi telah usai, perjalanan selama 5 hari terasa personal untukku. Festival sekolah yang dinikmati seluruh warga penduduknya malah seperti boot camp bagiku banyak hal yang kudapatkan selama sepekan ini. Bersama pak Jo menjadi penunggu (bukan hantu) workshop AES menyuguhkan cerita-cerita m…

Sanya89
AtomicEssay

AES111 Mandala Hari Keempat

Acara mengulas buku Disiplin dan Cinta oleh ibu Martina Sudibja di Bengkel hari ini menambah insight baru untukku. Terlebih ini merupakan kali pertama aku mengikuti acara mengulas buku jadi aku bersemangat sampai duduk di depan padahal sewaktu kuliah aku tidak pernah duduk di depan hahaha Buku yang…

Sanya30
AtomicEssay

AES110 Mandala Hari Ketiga

Mengalirkan ide lewat goresan abstrak menjadi sebuah gambar utuh terasa menyenangkan. Membuat mandala ternyata menarik, tak heran ini menjadi workshop favorit warga smipa. Kuperhatikan selama tiga hari berbagai ekspresi wajah hadir menemani kami yang hadir disana. Ada yang serius mengerjakan karyan…

Sanya31