AES109 The Pain of Marie Colette Pt.8
Serangan mendadak musuh membuat seluruh markas kacau, pasukan yang baru saja datang belum bersiap-siap atau melakukan “briefing terlebih dahulu”, sehingga membuat banyak pasukan yang hadir tewas dalam kepanikan, menyerang secara tidak terkoordinasikan. Divisi ke-3 dan 11 mendapatkan efek dan korban jiwa terbanyak dibandingkan divisi ke-9, Marcel untungnya dapat mengendalikan dan memimpin situasi kacau ini, divisi ke-9 langsung mengarahkan pasukannya untuk mengamankan dan melawan keluar musuh yang menerobos pangkalan, sisanya pasukan mengambil kendali untuk mencoba membombardir mortar musuh, terlokasi beberapa meter dari pangkalan, Edward bertanggung jawab dalam menembak mortar musuh dengan sebuah Panzerfaust, ditemani dengan Strauss dan beberapa pasukan lainnya.
Di saat momen seperti ini Marie pergi menemani Marcel, Marie membantu Marcel untuk memetakan lokasi musuh, menggunakan sebuah “binocular”, Marie melihat beberapa posisi dimana musuh masuk ke pangkalan, beberapanya dekat di menara pengawas di timur Utara, sisanya berada di dekat tembok barat, Marcel tepatnya mengirim sisa dari divisi 11 dan ke-3 yang selamat untuk melawan balik musuh yang masuk, mencoba mengurung musuh di luar area, sisanya mencoba mengambil kendali posisi strategis seperti menara pengawas dan tembok pembatas, kebanyakan area tersebut dipenuhi dengan perlengkapan senjata “anti-tank” dan beberapa senapan mesin otomatis yang dipasang secara permanen.
Marie sebenarnya cukup takut, meskipun ditemani dengan Marcel, Marie tidak bisa menjauhkan pikirannya dari firasat buruk, kondisi seperti ini seperti judi, setiap langkah akan memunculkan hasil yang cukup acak, antara ia akan selamat dan dapat melanjutkan misinya atau melangkah ke area yang salah dan tewas tertembak atau diculik musuh, disamping lainya Marcel cukup percaya diri dengan taktik dan keputusan yang diambilnya secara mendadak untuk mengambil kendali markas.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00