AES13 Kemerdekaan
Dalam beberapa hari lagi seluruh warga akan merayakan ulang tahun Indonesia yang ke- 76. Suasana 17 Agustus yang kita rasakan satu tahun sekali, dimana orang-orang menaikan bendera merah putih di depan rumah mereka masing-masing. Orang-orang berkumpul mempersiapkan berbagai macam perlombaan, mempersiapkan berbagai macam acara, namun tahun ini sedikit berbeda. Situasi pandemi tahun ini membuat kita harus merayakan ulang tahun Indonesia ke-76 ini di rumah masing-masing.
Sedikit disayangkan harus kehilangan suasana 17 Agustusan tahun ini, namun hal ini juga dilakukan demi kebaikan warga Indonesia sendiri. Tidak adanya suasana ini membuat aku memiliki beberapa pertanyaan mengenai kemerdekaan.
Apa arti kemerdekaan yang sebenarnya? Apakah kita sudah benar-benar merdeka saat ini? Seperti apa sih orang-orang saat ini memaknai kemerdekaan? Pertanyaan itu sempat muncul dalam kepala ku. Aku mencoba mencari beberapa jawaban dari pertanyaan yang aku miliki.
Menurut KBBI kemerdekaan adalah keadaan berdiri sendiri ( bebas, lepas, tidak terjajah lagi dan sebagainya). Lalu dengan definisi yang ada, apakah kita sudah benar-benar merdeka saat ini? Menurut aku pribadi dan berdasarkan beberapa tulisan yang aku baca, mungkin kita belum sepenuhnya merdeka. Mungkin kita sudah merdeka dari masa penjajahan oleh negara lain, dan diakui oleh negara lain bahwa Indonesia sudah merdeka. Namun di sisi lain Indonesia sepertinya masih harus melawan dengan negara sendiri. Seperti melawan dengan kemiskinan, toleransi, korupsi, dan hal lainnya.
Untuk pertanyaan terakhir tentunya aku membutuhkan pendapat dari orang lain agar aku mendapatkan sudut pandang lain. Bagi diri aku sendiri, aku memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan untuk seseorang melakukan hal tanpa harus melihat gender, suku, umur, latar belakang, dan hal yang lainya. Namun tentunya tetap dengan norma yang ada dan untuk tujuan yang baik. Salah contohnya adalah seperti kami anak KPB yang bebas untuk memilih jalur pendidikan yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Kami juga bebas memilih hal yang ingin kami kejar tanpa ada orang yang melarang kami karena melihat gender, suku dan yang lainnya.
Awalnya aku sempat bingung sendiri dengan pertanyaan terakhir ini namun begitulah jawabanku untuk saat ini. Mungkin dalam beberapa bulan atau tahun, mungkin aku dapat memaknai kemerdekaan dengan hal yang berbeda.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES024 Proses Membuat Life Plan
Senin kemarin Kak Jeremy meminta kami untuk mendengarkan 2 podcast yang berjudul Should You Follow Passion or Profit? Dan Design Your Life oleh Chris Do. Dari kedua podcast tersebut aku mendapatkan beberapa hal menarik yang aku rasa dapat membantu aku dalam membuat life plan yang saat ini kami kela…
AES023 Try out pertama
Seminggu kebelakang kami kelas 12 Engklek telah melakukan ujian try out yang pertama. Selama 4 hari berturut turut kami melakukan ujian dengan delapan mata pelajaran yang berbeda. Aku cukup merasa takut untuk melakukan try out ini, karena diriku merasa tidak yakin apakah aku dapat melakukannya deng…
AES022 Kelas Design For Change
Pada bulan Februari ini aku mengikuti kelas Design for change bersama Bina Edukasi Indonesia. Pada kelas ini kami belajar mengenai bagaimana melakukan design thinking sebelum kami mau membuat sebuah bisnis. Kami juga praktek dari materi yang kami dapat hingga menjadi sebuah produk akhir. Seluruh ke…
