AES13 UMF Armaments of Corvelas Pt.2 Bagian ke-11
Maju ke tahun 1949, Corvelas sudah berhasil mengalahkan kekuatan Axis dan mengendalikan sekutu, dengan kendali dari semua negara, Corvelas mulai menunujukan dirinya di muka publik, utamanya untuk memandu orang-orang di seluruh dunia, dari barat, Asia, Eropa dan area pedalaman sendiri, utamanya untuk membangun sebuah komunitas dalam sosial yang lebih tangguh. Karena dengan kesatuan semua penduduk di dunia, umat manusia sendiri bisa berkembang menjadi satu kesatuan yang lebih baik daripada sebelumnya. Pengumuman Corvelas sendiri dilakukan dengan sebuah festival, menunjukan semua teknologi Corvelas, dari kendaraan terbang, mobil canggih, angkatan militer udara, angkatan militer darat, ditambah dengan sebuah eksibisi teknologi dan budaya skala internasional.
Tepat setelah 1 tahun festival diselenggarakan Corvelas, negara-negara besar seperti Uni Soviet dan Amerika mulai berkembang kembali, kedua perbedaan negara tersebut masih belum bisa terdamaiakan, sehingga membuat kedua negara tersebut memasuki tahap perang dingin. Mulainya perang dingin, membuat kedua negara menciptakan berbagai persenjataan perang yang kuat, peperangan pun terjadi secara rahasia. Tetapi Corvelas juga ingin ikut menuntaskan masalah ini, Corvelas tetap menjadi netral, sehingga Corvelas harus mengirimkan beberapa agen untuk mengawasi setiap langkah yang dilakukan oleh Uni Soviet dan Amerika, dalam operasi ini, Corvelas mengirimkan pasukannya ke dalam usahanya untuk mengalahkan pasukan Uni Soviet dan ideologinya yang terus menyebar ke Asia dan Eropa. Di usaha pertamanya Corvelas sempat mengalami kekalahan karena teknologi yang dipunyai musuh mulai menyamai teknologi WW2 yang dimiliki Corvelas, dengan ini Corvelas bersama Ersene Hoff, salah satu anggota keluarga Hoff dan Farden Industries, menciptakan pakaian militer baru untuk pasukannya, dengan target, pakaian yang dapat melindungi seluruh badan penggunanya dari kaki hingga kepala dan setiap persendian di badan.
Dalam usahanya untuk membuat pakaian ini, Corvelas mengambil kembali prinsip lama yang digunakan oleh Corvelas di abad ke-10, sehingga terciptakan (Enviromental Adaptive Combat Suit) singkatannya EACS. Pakaian ini mempunyai banyak varian, dari varian A yang dilengkapi dengan tas radio di belakang dan di helmnya, varian B yang mempunyai “jetpack”, sisanya untuk pakaian ini mempunyai fitur exoskeleton, Argenium alloy plated, Mark II Nightvision, Mark I laser targeting system, semua ini ditenagai menggunakan baterai Argenium generasi ke-2 bermerk “Farden Industries” dengan jangka waktu 5 bulan.
Tulisan ini dibuat untuk pemaparan ide yang akan digunakan di proyek mandiri komik Sci-fi digital saya di kelas 11 KPB.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00