AES15 Nasib dan Perjuangan Indonesia
Indonesia sebuah negara yang dibangun oleh banyak perjuangan, terbentuk dari berbagai suku, budaya, agama dan ras. Indonesia di awalnya hanya berisi oleh banyak kerajaan dari agama Hindu dan Budha, dari titik itu kedua kerajaan tersebut masuk ke masa konflik, hingga masuknya agama-agama lain, kebanyakan agama, budaya masuk dari Eropa dan Arab, diawalnya Indonesia sempat menjadi sebuah pusat perdagangan rempah-rempah, ini disebabkan oleh masuknya Eropa, yaitu dari Inggris, Belanda, Spanyol dan Portugis. Yang paling dampak terbesar adalah Belanda, dipimpin oleh organisasi VOC, dengan tujuan untuk menguasai Indonesia sebagai pusat produksi rempah-rempah tersebut, tentunya selama masa ini, tidak semua warga di Indonesia nyaman dengan keberadaan para “penjajah” ini, demikian mulailah perlawanan terhadap para penjajah, dengan tujuan untuk membebaskan Indonesia dari monopoli dan kendali VOC selamanya, perjuangan yang dilakukan secara verbal dan fisik, dimana memunculkan beberapa pahlawan kemerdekaan Indonesia pertama.
Perlawanan ini menumpahkan banyak darah, menjatuhkan berbagai kerajaan dan kesultanan di Indonesia, nasib para pahlawan tidak terlihat seperti di dongeng anak-anak, karena ini adalah realita, dimana seorang pahlawan pun bisa terjatuh, kalah, meninggal dan berkorban demi kebebasan negara ini. Tepatnya pada abad ke 17-18 Indonesia berjuang keras untuk melawan terhadap penjajah, tidak hanya VOC, munculah berbagai pihak asing, seperti Inggris, tetapi kedatangannya juga menumpahkan darah warga Indonesia, masuk pada abad ke-19, masa-masa ini dimulainya Indonesia mulai bersatu, muncul berbagai pahlawan baru, dengan caranya masing-masing untuk melawan balik para penjajah, Belanda sendiri tidak menyerah, semuanya mulai berubah, tepatnya saat adanya kedua tokoh pahlawan Indonesia yang terbesar, Soekarno dan Mohammad hatta, kedua ini melawan penjajahan melalui jalan politik dan negosiasi. Di tengah-tengah masa pemerintahan Belanda, munculah Jepang, negara yang berpura-pura sebagai pembebas Indonesia, kenyataanya mereka hanyalah menggantikan Belanda saja, sayangnya pada di awalnya orang-orang Indonesia mengira mereka pembebas, tetapi mereka menyiksa banyak sekali masyarakat Indonesia.
Tepat pada tahun 1945, Jepang menyerah terhadap pihak sekutu, yaitu Amerika Serikat, demikian 17 Agustus 1945, Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya terhadap para penjajah. Tetapi kenyataanya masih ada Inggris dan Belanda yang masih berani untuk mengambil kembali Indonesia, perlawanan pun terjadi, hingga Indonesia harus banyak mengorbankan para pahlawan dan beberapa kota-kota di Jawa. Sebelumnya di tahun 2020, Indonesia sedang terjebak dalam sebuah kasus pandemi, semua negara di bumi ini terkena oleh wabahnya, kebanyakan negara di tahun 2021 sudah mulai bebas dari kasus pandemic, tetapi Indonesia masih jauh dari kebebasan Covid-19, pertanyaanya apakah Indonesia dapat bebas dari genggaman Covid-19 ini. Untuk saya, sebagai seorang pelajar hanya dapat mengikuti protokol kesehatan, tetapi masih banyak warga di Indonesia masih “bandel” dan tidak mengikuti perarturan tersebut, saya hanya berharap agar Indonesia dapat bersatu lagi untuk memerangi wabah Covid-19. Pengorbanan harus dilakukan, pilar ekonomi di Indonesia hamper jatuh, kenyataannya jika semua SDM terkena wabah Covid-19, maka tidak akan ada orang lagi yang dapat bekerja dengan sehat, nyawa berterbangan karena kecerobohannya untuk terus bekerja, untuk sekarang ini, ekonomi harus dibangun dari masyrakatnya sendiri.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES#035 Menyelami Bhinneka Tunggal Ika
Lima belas tahun yang lalu, aku ikut membantu Sony (waktu itu kami belum menikah) dalam pembuatan film pendek semi dokumenter untuk program literasi media The Habibie Center yang bertema perdamaian dan toleransi. Judulnya Fighting for Nothing. Film ini dibuat sebagai materi edukasi bagi remaja dan…
Murdeani10
AES843 Mendapat Apresiasi 2
Tulisan receh pagi ini. Foto di bawah ini adalah foto saya yang terpilih oleh Pexels dan difiturkan (featured) di platform tersebut. Sudah ada beberapa foto saya yang terkurasi dan difiturkan. Kali Ini sedikit lebih menarik karena momentumnya. Email notifikasi saya terima sehari setelah saya postin…

AES842 Menantikan 17+8 di tahun 2025
Hari ini hari yang bakalan bersejarah bagi bangsa dan negara Indonesia. Dalam lingkup yang sangat makro, siklus kesemestaan, ini juga akan jadi menarik apakah memang secara kolektif kita semua sebagai bangsa akan beralih ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi - seperti yang kita coba pahami akhir-a…

