AES152 Priviina Zelevki Pt.14
Priviina Zelevki Pt.14
Dengan ditinggalkannya sebuah penanda untuk Marie dan pasukan lainnya, Priviina kembali melanjutkan perjalanannya bersama sang komadan dan pasukan inti. Perjalanan mereka kali ini sudah mendekati titik akhir, mereka mencapai gerbang utama ke pabriknya, gerbang tersebut terlihat cukup terjaga, semua pasukan musuh terlihat sedang berpatroli di sekitar gerbang tersebut, dilengkapi juga beberapa senjata canggih yang mirip seperti senjata musuh yang “Southland Rangers” ambil kendali sebelumnya, mengetahui kondisi seperti ini mereka harus mencoba menjaga suara mereka, setiap pasukan mencoba bersembunyi dan berkomunikasi secara hening, menggunakan sinyal tangan dan kode morse. Persenjataan musuh yang kali ini mereka hadapi cukup berbeda dibandingkan senjata yang sudah pernah mereka lihat sebelumnya, kini senjata musuh berbentuk seakan sebuah peluncur roket dan beberapa senjata laser otomatis, ide-ide ini hanyalah imajinasi yang dimiliki oleh pasukan “Southlands” saat itu, tetapi tidak termasuk komandan pasukannya sendiri, sang komandannya mengetahui beberapa senjata tersebut, demikian ia mencoba mengidentifikasi beberapa senjata tersebut secara jarak jauh menggunakan keker.
Mengenal kedua senjata canggih tersebut, sang komandan meminta Priviina untuk mengontak kembali ke kelompok Marie, untuk memastikan apakah senjata musuh sudah bisa diambil kendali, harapan mereka untuk menang kali ini hanya terbataskan oleh senjata itu. Sebuah suara terdengar dari sebuah radio genggam pasukan “Southland Rangers”, suara itu langsung ditangkap oleh Marie, ia langsung mencoba mencari posisi tepat untuk menangkap frekuensi yang tepat, sambil berjalan dan memainkan radio tersebut, suara Priviina mulai muncul, Priviina berbicara secara bisik-bisik, menanyakan kondisi senjata musuh, Priviina mengira senjatanya tidak dapat diambil kendali, ditambah komunikasi yang relatif terputus seketika, demikian kelompok Marie tidak menghubuni tim inti. Dengan begitu leganya, Marie langsung mengabari senjatanya sudah bisa diaktifkan, kelompok Marie sudah bisa menemukan salah satu kertas panduan untuk menggunakan senjatanya, karena itu Marie dan pasukan lainnya langsung bergegas dan berjalan ke posisi Priviina, dimana sekarang mereka sudah mendekati posisi Priviina.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00