AtomicEssay

AES156 Macet

Andy Sutiosopenulis arsip2

Selamat malam, hari ini saya mau menulis yang ringan-ringan aja. Masih nyambung dengan esai saya yang kemarin. Di akhir tulisan saya bercerita bagaimana saya dan kakak2, harus menghadapi kemacetan panjang saat kembali ke Semi Palar. 

Ada perspektif menarik yang muncul dari pembicaraan saya bersama kakak-kakak di mobil soal kemacetan - dalam kondisi kami sedang terjebak kemacetan. Sederhananya begini, semestinya kita tidak pernah boleh ngomel-ngomel kalau terjebak kemacetan. Ga OK dong ya karena kita juga ada di jalan yang macet dan dengan demikian kita juga ikut menjadi penyebab kemacetan. We are therefore, part of the problem. Walaupun sederhana, ini paradigma yang menarik. 

Contoh yang lain adalah saat kami berada di Gunung Batu. Di luar dugaan, Gunung Batu yang biasanya sepi, cukup banyak didatangi pengunjung - tentunya termasuk kami juga, kakak-kakak Smipa. Yang cukup heboh berbincang dan bercanda di sana. Maklum juga sudah lama kakak-kakak tidak kumpul rame-rame... Jadi yang ikut bikin rame di sana ya kita-kita juga... Situasi yang sama ya seperti yang di atas tadi.  

Di sisi lain, yah, Bandung sudah mulai macet - kembali ke situasi seperti sebelum pandemi. Berbagai tempat mulai ramai pengunjung. Mudah2an ini tidak memicu ledakan pandemi seperti yang terjadi saat libur lebaran kemarin - lalu kita harus kembali ke kondisi semula. Mari tetap waspada dan menahan diri. 

 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES887 Berkata Cukup

Sejak beberapa hari lalu, kita dihadapkan dengan kejadian yang mengiris perasaan. Ratusan korban jiwa akibat banjir, ribuan rumah, kerusakan tak terhitung akibat banjir besar di Sumatera. Detailnya tidak perlu dituliskan di sini, skalanya tidak terbayangkan. Mengingat bencana tsunami yang pernah me…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES861 Menyempitnya Ruang Sakral Kehidupan

Hmm, tetiba terlintas untuk menulis tentang ini. Gegara Sabtu lalu saya menghadiri pernikahan anak teman SMA saya. Upacaranya bagus banget, khidmat, khotbahnya menarik dan banyak mengajak refleksi diri terhadap proses saya berkeluarga selama ini. Khidmat, sakral, itu yang terasa, didukung oleh lagu…

Andy Sutioso20
AtomicEssay

AES785 Pemimpin yang Holistik

Saya sempat menulis sebuah esai tentang siapa penerus Jokowi. Saat itu seingat saya masih di ujung periode pertama pemerintahan Jokowi, waktu itu Jokowi masih lurus arahnya dan masih bener langkah-langkahnya. Jadi saat itu saya sangat berharap ada sosok yang bisa menggantikan Jokowi dengan kinerja…

Andy Sutioso01