AtomicEssay

AES163 Jarambah

innocentiainepenulis arsip2

Baru beberapa kali aku ikut kegiatan klab Jelajah Bandung. Jalan-jalan ke tempat² yang lumayan jauh dari kota, ataupun di seputar kota. Sepertinya peserta reguler tidak terlalu banyak. Orangtua dan anak²nya, serta kakak-kakak yang punya jiwa jarambah sepertinya (Istilah basa Sunda untuk anak² yang senang bermain-main ke tempat yang jauh dari rumah). Jadi seru aja cari tempat² untuk dijelajahi. Mungkin lebih pas disebut klab jarambah nih..  Setelah lama tak berkegiatan, kemarin klab ini mulai bergerak lagi. Tujuannya Sukawana. Dari trek 11 jalur sepeda, menyusur kebun teh hingga tepi Kawah Upas.

Diawali dengan cuaca pagi yang kurang bersahabat. Mendung, gerimis, disertai angin kencang, membuat galau beberapa peserta. Menuju titik kumpul saja sudah diwarnai beberapa kejadian; yang nyasar, yang slip dan stuck karena jalan yang licin. Untunglah akhirnya semua berhasil berkumpul dan cuaca membaik. Meski masih terasa dingin saat mulai berjalan, segarnya udara dan hangatnya suasana di antara peserta membuat perjalanan jadi menyenangkan. Medannya cukup berat untuk aku, terutama karena sebagian besar jalan berbatu batu besar. Jadi kagum melihat anak² di antara peserta. Seperti tak ada habisnya tenaga mereka, berjalan sambil ngobrol, bercanda dan bermain. Benar-benar hadir untuk menikmati saat itu. Adanya teman² sebaya tampaknya mendorong semangat mereka. Yang tua-tua tak kalah asyik, ngobrol dan cuci mata sepanjang jalan. Jalur yang lumayan panjang, dijalani dengan santai dan gembira.

Sebetulnya Ka MJ sudah berpesan untuk bawa ransum dan makan siang. Satu²nya warung ada di dekat penghujung jalur. Warung itu pula yang sepanjang perjalanan menjadi iming² dan target para peserta, karena tidak banyak yang sempat menyiapkan bekal makan berat rupanya, termasuk aku. Benar saja, saat akhirnya mencapai warung, pak penjaga warung mendadak sibuk. Menggoreng bala², tempe mendoan, tahu isi, yang begitu selesai ditiris, tandas dalam hitungan menit. Belum lagi pesanan mie instan, teh hangat, kopi, dan minuman hangat lainnya. Memang enak jualan si bapak, atau lapar sangat para pembelinya. Yang pasti, warung itu jadi highlight perjalanan kali ini. “Untung buka,” kata ka MJ. “Kalau tidak bisa, bisa pada demo nih,” lanjutnya Tak jauh dari warung kami tiba di tepi kawah upas. Setelah menikmati momen di tempat tujuan, kami kembali. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang, kabut mulai turun, udara kian dingin, bahkan sempat hujan lagi meski hanya sebentar, lalu cerah kembali ketika kami tiba di titik awal.

Meski diawali dengan galau, jalan² jarambah kali ini seru, menyenangkan.. terima kasih semua.. happy

Komentar (4)

joefelus

Wah.. asyik sekali. Nanti saya mau daftar ah :)

innocentiaine

Wah cocok pak Joe sebagai penggemar jalan gabung di sini..

Lei

Kak tolong dijelaskan gmn caranya jalan di trek kmrn cm pk sandal teplek tp ttp zen, cepat dan full senyum? Itu kl di-zoom in aslinya melayang yah?

innocentiaine

Waduh serem melayang mah bu.. ga segitunya lah, tepleknya bikin musti perhatiin jalan malah.. ayo bu ditunggu ceritanya atuh..

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AAS557 Melebur ke Sungai Cikahuripan

Cikahuripan, air kehidupan... itu nama sungai yang aliran airnya kami susuri saat kami beberapa warga Smipa mencoba Niis ke Gambung. Mendengar nama itu disebut pa Anwar saya tertegun sejenak, menyadari bahwa perjalanan kami ke Gambung dan ke hutan di dekat tempat kami menginap sejalan dengan apa ya…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES475 Being In Nature #2

Ini catatan saya dari pengalaman hiking bersama Klab Jelajah Bandung, tepatnya hari Sabtu 5 Februari lalu. Sehari sebelumnya, baru saja menggelar Rampak Gerak Semi Palar di Pendopo. Mestinya kakak-kakak dan teman-teman yang tampil cukup lelah, tapi ternyata beberapa di antaranya sudah siap lagi unt…

Andy Sutioso30
AtomicEssay

AES182 Kolaborasi Buku Anak

Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

innocentiaine11