AES165 Revitalisasi Desa ala Spedagi

Untuk esai malam ini saya ingin mulai bercerita tentang pengalaman saya hadir di Pasar Paringan Ngadiprono yang diselenggarakan untuk pertama kalinya. Tahun 2017 setelah Rico menuntaskan proyek mandiri KPB di sana - di bawah bimbingan mas Singgih.
Sepertinya saya dan Rico datang pada momen yang tepat. Saat Rico memulai magangnya di sana, Pasar Papringan yang pertama akan digelar sekitar dua bulan setelah Rico memulai magangnya. Persiapan-persiapan teknis sedang mulai dilaksanakan bersama warga dusun Ngadiprono. Rico sangat beruntung bisa terlibat di sana. Saya sendiri sangat beruntung bisa berkenalan dengan pemikiran-pemikiran mas Singgih tentang Revitalisasi Desa. Ada kata-kata yang menurut saya keren banget di website Spedagi terkait hal ini.
Desa adalah masa depan dunia yang tertinggal di masa lalu.
Saya sangat bersepakat dengan pemikiran ini. Apalagi setelah juga sempat tinggal beberapa malam di Bumi Langit Institute. Kedua pengalaman ini sangat melengkapi satu sama lain.
Saya sendiri jumpa mas Singgih yang merancang Radio Kayu Magno dan Sepeda Bambu di Bumi Langit Institute pada tahun 2014. Tidak lama setelah saya tiba di Bumi Langit, sewaktu berbincang dengan pak Iskandar di kediamannya, mas Singgih mampir ke Bumi Langit untuk mengantarkan Kaede, seorang mahasiswi dari Jepang yang akan tinggal di Bumi Langit dan juga di Desa Kandangan, Temanggung untuk beberapa waktu. Perjumpaan dengan Kaede ini juga memberikan perspektif yang berbeda bagi saya.
Oke, tulisan ini hanya tulisan pembuka, saya akan ceritakan beberapa hal tentang Pasar Papringan di tulisan-tulisan selanjutnya. Salam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES166 Sepenggal Kisah dari Dusun Ngadiprono : Trasah
Tulisan ini masih rangkaian dari tulisan tentang Revitalisasi Desa yang diprakarsai mas Singgih dan Spedagi di Temanggung, Jawa Tengah. Karena ini tulisan-tulisan pendek, topik-topiknya tidak berurutan. Saya akan menuliskan dari apa yang saya pikir menarik untuk dituliskan. Kali ini saya akan menul…

AES952 Lagi tentang Udunan
Entah kenapa kata Udunan ini sedang kerap sekali muncul dalam pikiranku, akhir-akhir ini. Dan ya siang tadi sempat berbincang dengan beberapa rekan tentang Udunan ini. Semakin didalami, konsep Udunan ini semakin memikat hati. Lebih jauh, Udunan ini sepertinya bisa jadi salah satu kata kunci tentang…

AES731 Jati Diri Sunda
Di samping berbagai dinamika politik di bawah kepemimpinan presiden baru pak Prabowo, ada satu yang menarik bagi saya yaitu tentang dibentuknya Kementrian Kebudayaan. Hal ini juga sempat jadi perbincangan kami bersama kang Aat di pertemuan pengurus Yayasan Pendidikan Semi Palar. Walaupun saya belum…

