AES167 Orang Yang Tepat

Sering jadi pertanyaan dan selalu jadi persoalan. Orang yang tepat. Padahal, orang yang tepat itu tidak ada. Karena, bukan orang yang memilih ruang melainkan ruang yang memilih orang. Maka, hanya ada ruang yang tepat dan orang yang siap. Ketika orang itu siap, dalam arti menerima panggilan ruang itu dan menjadi bagian dari ruang itu. Seorang akan menemukan orang lain, tepat waktu.
Pencarian hanya lah upaya untuk mengisi penantian, karena penemuan selalu terjadi tepat waktu. Baik itu melalui pencarian, ataupun tidak melalui pencarian. Dengan usaha atau tanpa usaha, tidak ada bedanya. Karena yang selalu ada hanyalah pertukaran. Penemuan ditukar dengan kesiapan diri, kesiapan diri ditukar dengan kebugaran tubuh, kebugaran tubuh ditukar dengan pengetahuan. Tepat waktu.
Orang yang tepat itu tidak ada, hanya ada waktu yang tepat. Pun, waktu yang tepat adalah yang tepat waktu. Karena orang yang tepat menjadikan diri berani untuk mengambil pilihan yang artinya membuang banyak dan menyisakan satu, tepat waktu. Berani untuk menjalani pilihan yang artinya setia dari awal sampai akhir, tepat waktu. Berani untuk melihat kenyataan yang artinya meluaskan pengetahuan sesuai kebutuhan ruang dan lingkungan, tepat waktu. Orang yang tepat itu, hanya 60 detik yang tepat waktu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

