AES168 Steel Factory of Hell Pt.25
Steel Factory of Hell Pt.25
Menelusuri sebuah lorong koridor panjang, Priviina melanjutkan misinya bersama beberapa pasukan lainnya, selesai menelusuri lorong tersebut, mereka sampai di salah satu ruangan penengah 3 jalan lain, untungnya karena adanya sebuah denah, perjalanan mereka kali ini berakhir cukup singkat dan cepat, berawal dari masuk ke jalan ke-2, mengikuti jalan itu mereka berhasil sampai ke lokasi ruangan kendali keamanan. Di ruangan tersebut, terdapat 3 pasukan penjaga yang sedang berdiam di ruangan itu, 2 orang sedang duduk mengendalikan dan melihat monitor komputer pengawas, sedangkan ada 1 pasukan penjaga yang sedang tertidur, tepat di sebuah sofa berdekatan dengan meja-meja komputer, 3 pasukan ini bukanlah sebuah hambatan bagi Priviina dan pasukan lainnya, dengan begitu mereka mulai menggunakan teknik yang sama, dengan memancing kedua penjaga yang sedang bekerja, sedangkan orang yang sedang tidur akan dijadikan sandera. Dengan waktu yang singkat satu persatu pasukan musuh dipancing dengan membuat suara langkahan kaki di ujung lorong belakang, satu persatu dijebak, kemudian saat itu pasukan sekutu dan Priviina langsung masuk ke ruangan kendali kemanan pabrik, sedangkan pasukan musuh yang sedang tertidur diikat dan ditempelkan sebuah “duct tape” di mulutnya, agar tidak menimbulkan suara keras.
Seluruh sistem kendali keamanan pabrik diambil alih, salah satu anggota tim “saboteur” langsung memasukan sebuah sistem peretas untuk memerintahkan semua kamera dan senjata otomatis untuk masuk dalam kondisi “faking”, yaitu berupa dengan berpura-pura aktif seakan masih dalam kendali pihak musuh, rencananya pasukan sekutu dan Priviina akan mengaktifasikan sistem “override” untuk mulai menyerang pasukan musuh, dengan ini pasukan musuh akan mengira sistem keamanannya berjalan secara normal, tanpa mengetahui adanya peretasan sistemnya dari pihak “Gov”.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00