AES175 Akhirnya Mengunjungi Museum
Akhirnya setelah sekian lama aku tidak mengungjungi museum, hari ini aku mengunjunginya lagi. Langsung 2 museum yang dikunjungi dalam satu hari. Sebenarnya bisa di hitung tiga, karena satu tempat dikunjunginy asecara virtual. Pertama ada Museum Pos, waktu kecil yang sudah aku lupa kapannya, aku sudah pernah mendatangi museum ini. Aku pikir, akan ada yang berubah, namun ternyata sama saja, hanya pintu masuk yang berbeda, kemudian pajangan di museumnya sudah mulai menguning. Seingatku penataan barang di museumnya juga ada yang berubah, walau aku tidak menyadari barang yang mananya. Setelah mendatangi Museum Pos, aku merefleksikan hal-hal yang aku amati, seperti rasa sedih saat melihat pajangan ynag mulai menguning, risih dengan peletakan barang yang tidak runut, barang pajangan museum yang seperti asal di simpan, kurang interaktif dari tour guide dan pajangan yang ada di museum, dan ruangan yang terasa seperti gudang penyimpanan.
Kedua ada Museum Geologi, aku mengunjungi museum ini secara virtual. Sama seperti sebelumnya, aku juga merefleksikan hal-hal yang telah ku amati, jujur saja karena ini virtual aku jadi kurang dapat feel museumnya. Jadi tidak bisa fokus ke museumnya juga, kemudian tulisan dan barang tidak semua terlihat jelas. Namun Museum Geologi ini jauh lebih moderen, dan lebih hidup kesannya dari pada Museum Pos.
Ketiga ada Museum Mandala Wangsit Siliwangi. Jika sudah ada yang pernah mengungunginya, pasti sudah tahu kalau museum ini lekat dengan bangunan atau ruangannya yang angker. Namun saat aku menghadirinya lagi, suasana dalamnya sudah berubah jauh lebih moderen. selain pencahayaan yang lebih terang, cat tembok, wallpaper, dan tata letak benda pajangan di museum jauh lebih ramah untuk pengunjung dari pada sebelumnya. Dengan tour guide-nya yang asik juga jadi perasaan takut terhadap museum ini jadi mereda. Tapi perasaan segan terhadap barang-barang yang di pajang tetap ada, kemudian jadi lebih mengerti setiap barangnya, pajangan terasa hidup, dan perasaan lebih menghargai para pejuang pada zaman itu semain besar.
Menurutku dari ketiga Museum yang aku kunjungi, yang paling berkesan adalah Museum Mandala Wangsit Siliwangi, karena menara di sambut oleh guide di sana, kemudian museum yang tida menyeramkan, dan kesan setelah mendatangi museumnya positif.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES203 Eksplor Braga 17+24/01/2023
Braga yang kita kenal, adalah satu jalan searah yang sering di jadikan pilihan untuk "hangout" dengan teman-teman atau keluarga, dan di jadikan tempat wisata. Namun ternyata Braga lebih dari itu. Setelah aku pergi keliling Braga yang ternyata lebih dari hanya satu jalan searah, aku seperti pergi ke…
AES202 Babarengan cirikhas SMIPA
Babarengan sudah jadi ciri khas kegiatan di Smipa, semua jenjang melakukan kegiatan ini. Kegiatan babarengan dilakukan bisa bersama orantua, kolaborasi antar jenjang, dan perkelas itu sendiri. Babarengan biasanya identik dengan main bersama, lepas dari kegiatan belajar dan ujian yang telah selesai.…

AES201 Perjalanan Magang
Akhirnya aku telah melaksanakan magang selama 3 bulan, kegiatan ini adalah proses wajib KPB. Lika-liku selama 3 bulan yang tidak sebentar itu ku lewati. Untungnya aku bisa menyelesaikannya dengan bermakna. Banyak pengalaman dan cerita baru yang kujalani. Beruntung sekali aku bisa menjalani proses m…