AES181 Fokus

Tidak bisa tidak fokus. Kita selalu fokus. Jadi kalau ada yang bilang kalau kita tidak fokus, itu hanya soal berbeda fokus saja. Maksudnya, kita fokus pada lamunan sedangkan mereka fokus pada kerja tangan. Masing-masing dengan fokus masing-masing, tidak ada yang tidak fokus.
Persoalannya adalah pada karakter dan peran. Karakter yang terlalu fokus dan dengan mudah melabeli yang berbeda fokus sebagai si tidak fokus, jelas adalah kendala. Peran yang menuntut fokus pada suatu hal tertentu dengan mengabaikan adanya perbedaan fokus saja, jelas adalah kendala juga.
Jadi, peran dan karakter bagaimana yang mendukung fokus itu?
Karakter yang mampu melihat berbagai fokus kemudian memfokuskan dirinya untuk merangkai keberagaman fokus itu sebagai spesialisasi yang dapat saling melengkapi. Peran yang hadir dan menjadi bagian dari rangkaian keberagaman itu tadi secara tindakan, hindari “ada dimana-mana tapi gak kemana-mana, kerja segala-gala tapi gak jadi apa-apa.”
Jadi teringat perkataan seorang anak remaja kepada tiga hewan peliharaannya,
“Rendah hati itu merendahkan diri, rendah diri itulah yang merendahkan orang lain. Maka tak usahlah kau angkuh wahai kodok, karena kau bukan katak. Jadi tak usahlah kau arogan wahai tonggeret, karena berisikmu hanya semusim bertahan. Pun tak usahlah kau ikut-ikutan wahai siput tanpa cangkang, karena kau sendiri saja sudah berbeda dengan tak bercangkang itu.”
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…


