AES188 Another Point Of Unknown
Another Point Of Unknown
Saat ini saya masuk dalam fase kebingungan, saya sempat mengalami fase “artblock” lagi, sebuah fase yang mengerikan bagi saya sendiri, di kondisi ini saya merasa kehabisan dengan sebuah ide atau inspirasi untuk objek menggambar. Fase ini berjalan cukup lama sekali, dari seminggu yang lalu, tepat setelah saya menuntaskan sebuah karya gambar digital, di saat itu saya mulai merasa jenuh dengan aktivitas menggambar, rasa ini biasanya muncul karena saking banyaknya ide yang mengumpul di pikiran saya, tetapi tidak dikeluarkan dengan secara langsung, ide-ide itu hanya sekedar ditulis di sehelai kertas saja. Menumpuknya ide di pikiran saya membuat saya bingung dengan karya mana dulu yang akan dibuat, semua ide yang dipikirkan sudah saya pikirkan secara realistis, dari cara pembuatan atau referensi gambar apa yang akan digunakan. Karena pengelolaan waktu yang buruk semua ide terhambat dan ditahan untuk sementara, dikerjakan di lain waktu sebagai materi portfolio proyek “Live plan” saja, atau dalam waktu lainnya saja.
Kini Masuk ke masa-masa akhir “artblock” saya berhasil keluar dari fase itu, dimulainya saya mulai melanjutkan karya gambar yang belum tuntas pada 3 hari lalu, memulai dari titik itu saya mencoba mengerjakannya secara perlahan dan maksimal. Prosesnya sendiri hanya memakan waktu sampai 3 jam untuk satu figur. Menuntaskan satu figur gambar itu adalah pertanda dan pembuktian saya untuk tetap melanjutkan proses menggambar saya, tetap memproduksi gambar dalam waktu yang singkat, berhasil maju dari titik hilang, kini bisa kembali membuat karya seperti biasanya tanpa ada kendala sama sekali. Titik mula itu memberikan harapan dan jalan bagi saya keluar dari titik itu, untuk bisa membantu seseorang untuk keluar dari sebuah kondisi yang merusak proses jalannya kerja.
Di luar itu semua, untuk saat ini saya bisa kembali berproses kembali mengerjakan gambar tanpa kendala “artblock”. Momen ini selalu mengingatkan saya untuk mengerjakan gambar dengan pengaturan waktu yang baik, kuncinya adalah untuk bijak dalam mengelola waktu, sayangnya keahlian itu belum bisa saya raih dengan baik, kini menjadi sebuah tantangan terbesar bagi saya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES230 To Facilitate
To Facilitate Dalam sebuah acara besar, contohnya seperti acara “Earth Hour” akan dan pasti melibatkan banyak orang dan panitianya sendiri biasanya mempunyai struktur dan sistem pengaturannya sendiri, salah satu peran yang dapat ditemukan dalam acara-acara ini adalah seorang fasilitator, peran seor…
SamBin10
AES229 Tahura 2023
Tahura 2023 Taman Tahura adalah sebuah situs sejarah dari jama penjajahan Belanda dan Jepang pada jaman Indonesia saat kemerdekaan, kedua gua yang dibangung di tempat yang sama, hanya berbeda periode dan tahun. Situs sejarah menandakannya sebuah peninggalan kuno, kadang kala aku sering mempertanyak…
SamBin00AES228 Ekspektasi Terlalu Jauh
Ekspektasi Terlalu Jauh Hari ini aku mencoba menantang diriku sendiri untuk melakukan 4 kegiatan yang berbeda dalam satu sesi kegiatan sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang. Menantang diri sendiri melakukan yang cukup banyak dalam sehari itu cukup sulit, tetapi kadangkala pemikiran “sulit” itu…
SamBin00