AtomicEssay

AES19 Koekjes

wulan bubuypenulis arsip2

Hari ini aku membuat kukis (lagi) untuk kesekian kalinya dan aku menyadari adanya perbedaan setiap kali aku membuat. Kadang hasilnya tipis melebar, kadang hasilnya tebal berukuran lebih kecil. Setelah lama, baru terpikir kenapa aku tidak mencatat berapa lama adonan perlu diaduk. Katanya untuk membuat kukis, adonan tidak perlu diaduk terlalu lama karena hanya perlu untuk menyatukan bahan saja. 

Mungkin sebetulnya tidak perlu juga menggunakan patokan waktu, tapi aku masih sering dibuat bingung dengan konsistensi adonan. Hm, disinilah letak masalahnya, karena aku tipe visual kinestetik jadi selain melihat aku juga perlu mempraktekan tepat secara bersamaan. Hanya saja, aku termasuk juga yang suka bermodal nekad dengan berbekal nonton - catat serabutan - cobain, memang akan gagal berkali-kali sih. Maksudnya jarang sekali coba berhasil. 

Setelah kupikir-pikir ternyata momen terasik sebetulnya disaat aku menyadari kenapa hasilnya gak pernah sama? Aku mulai memikirkan langkahnya, lama pengerjaannya sampai suhu oven yang mungkin juga termasuk dalam list kesalahan sehingga hasilku tidak pernah sama. Bagian menyenangkan berikutnya adalah mencoba mengamati setelah tahu letak kesalahannya. Dan belum tentu juga langsung paham sih, tapi menantang diri sampai menemukan cara yang tepat selalu bikin ketagihan. 

Aku selalu menjelaskan hal serupa pada anakku, bahwa gak terlalu penting bagiku hasilnya akan seperti apa, justru prosesnyalah yang perlu diperhatikan. Hasil kan seperti bonus, berhasil dan disukai oranglain misalnya. Namun saat kita memahami proses yang berjalan, meski lambat dan tak mencapai taget akan banyak pembelajaran yang (mungkin) gak sengaja kita dapatkan. Harapannya semoga dia memahami ya ada hal-hal yang memang tak selalu berhasil ia dapatkan dengan mudah dan kecewa menjadi hal terwajar saat itu, tapi bukan berarti ia boleh menyerah begitu saja, kan? Setidaknya, doaku ia selalu bisa menyusun kembali langkahnya setelah merasa terjatuh. 

Komentar (8)

MSetyamukti

Nah betul, yg penting prosesnya.. kalau prosesnya betul langkah demilangkahnya, hasilnya mau apapun bentuknya, yang penting rasanya pas dilidah.. apalagi koekjes sambil minum teh hangat / kopi pahit, akan semakin menjadi heerlijke koekjes

wwulan bubuy

Hihi.. ini bener banget, teh/kopi pahit cocok bgt apalagi pas sore-sore yang lagi sering hujan ya, om Maurits

Andy Sutioso

Jadi setiap kali memanggang cookies, setiap kali hasilnya Special Edition... Keren kan...

Andy Sutioso

pertanyaan lanjutnya, kapan nih bisa ngicipin...

wwulan bubuy

Haha.. iya kak gak ada yang sama

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 1513 Antara Odading Dan AES

Sudah lama sekali saya tidak makan odading. Odading yang kalau di jawa sana kadang dinamai kue atau roti bantal, mungkin juga ada yang menyebut roti goreng walau seringnya roti goreng itu lebih padat seperti orang Okinawa menyebutnya Andagi. Eniwei, makanan jaman kecil saya ini kadang memang dikang…

joefelus22
AtomicEssay

AES 1463 Legumes

Distraksi terbaik bagi saya ketika banyak menghadapi berbagai situasi yang tidak menyenangkan adalah dengan memikirkan makanan! Haha.. sangat typical! Nah, masalahnya saya saat ini juga sedang menghadapi beberapa situasi problematik yang berkaitan dengan makanan dan sedang menjalani cara-cara pola…

joefelus10
AtomicEssay

AES 1449 Kue 17-an

"Lemon cheese cake croissants!" Kata saya dalam hati. Segala sesuatu yang berbau cheese cake memang selalu menarik perhatian saya dan sudah lama saya ingin belajar membuat cheese cake. Sejauh ini saya sudah pernah membuat kudapan sejenis yang tidak dipanggang. Mudah, hanya diaduk-aduk dan disimpan…

joefelus10