AES193 Satu Lagi tentang Hening

Untuk esai hari ini, saya kembali lagi ke soal hening, keheningan. Karena saat segala sesuatu sedang gaduh, yang bisa menyeimbangkan hanya keheningan. Belakangan pikiran saya juga sedang gaduh, sedang berisik, sedang penuh karena banyak hal. Minggu lalu, saya banyak melewatkan waktu hening saya di pagi hari dan ya, hal itu tidak banyak membantu.
Pagi tadi saya menemukan satu video dari kanal youtube favorit saya: Green Rennaisance. Judulnya menarik: Seek Silence, dibawakan oleh seorang pelukis perempuan, Nicky Morris. Gambar-gambar, narasi, musik - seperti biasa sangat puitis, filem pendek ini diawali dengan close-up palet dan pisau lukisnya mengaduk-aduk cat untuk digoreskan di atas kanvasnya...
Lalu Nicky membawakan sebuah narasi pendek dari buku yang dibacanya seperti ini (dibawakan dalam bahasa Belanda):
Do Not Fear Silence,
Make Peace With Silence,
For It Is In The Quiet Moments That You Will Hear A Message Just For You.
lalu ia melanjutkannya begini:
Don't Fear The Spaces,
And The Times of Silence Between Words
Those Are The Times You Can Consult With Wisdom
What To Do and What To Say Next...
Jadi ya, kita harus berteman dengan keheningan, karena di sanalah kebijakan tinggal. Sepertinya kebijakan tidak suka berdiam di tempat yang hiruk pikuk. Jadi kita perlu berusaha menemukannya di sana... Mungkin juga tidak mudah mendapatinya di sana, bisa jadi hanya saat kita sungguh-sungguh hening, ia yang akan menemui kita...
Komentar (2)
Tulisan nya indah ka andy
Hatur nuhuun kak.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES341 Menelaah ke Dalam Diri
Esai yang ini terinspirasi dari tulisan kak Wiwit yang berjudul Inner Light. Jujur saya ngefans sama tulisan-tulisan kak Wiwit yang selalu unik dan punya warna tersendiri. Saya mulai bisa menebak ini tulisan kak Wiwit sebelum saya melihat identitas penulisnya. Sebelum mulai menulis ini, saya mencar…

AES152 Bukan Raga ataupun Pikiran
Salah satu teknik meditasi yang dikenalkan Sadhguru bagi saya sangat menarik. Latihan ini sudah saya lakukan selama lebih dari satu tahun. Satu konsep yang dikenalkannya adalah bahwa diri saya yang sejati adalah terlepas dari badan dan pikiran. Kenapa demikian, sederhananya adalah karena badan dan…

AES012 Hening itu Penting
[repost dari Ning] Hmm, tulisan ini masih nyambung dengan tulisan saya sebelumnya (AES#11 Menulis Untuk Siapa (dan Untuk Apa)? Dalam tulisan itu saya menggambarkan bagaimana menulis adalah sarana untuk mengambil jarak dari segala kesemrawutan pemikiran kita. Tulisan ini juga akan bercabang ke dua e…

